PAREPARE, Cyberpare.com — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Parepare menekankan agar masyarakat tidak sembarang membakar, utamanya alang-alang. Pasalnya, sejak musim kemarau, kebakaran alang-alang paling sering ditangani dan dipadamkan.
Kabid Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Parepare, Rusli, mengaku, dua bulan terakhir, bencana kebakaran didominasi disebabkan pembakaran alang-alang.
“Paling banyak dan sering terjadi pembakaran alang-alang di wilayah Soreang. Bahkan dalam sehari, tim memadamkan api di enam lokasi berbeda, dari pagi hingga malam,” ujarnya.
Menurut Rusli, ada tiga alasan masyarakat melakukan pembakaran alang-alang. Diantaranya mengusir hewan gatal, meratakan lokasi untuk dijadikan lahan perkebunan jagung dan puntung rokok yang sembarangan dibuang.
“Kita menilai, dari beberapa kejadian, banyak diantaranya sengaja dibakar oleh masyarakat. Hanya saja setelah api membesar, pelaku yang membakar bermasa bodoh, seolah-olah tidak bersalah,” katanya.
Rusli mengimbau agar masyarakat sadar akan bahaya yang dapat ditimbulkan saat api menyala, apalagi mengamuk. Saat ini musim kemarau dan angin kencang, sehingga rawan terjadi bencana kebakaran. (di)


















