CYBERPARE.COM,PAREPARE– Gerakan senyap tapi menggetarkan itu terus bergulir. Setiap Jumat Subuh, Majelis Syuhada Kota Parepare bergerak dari satu masjid ke masjid lain. Safari Shalat Subuh Berjamaah. Tanpa banyak kata, tapi pesannya sampai: hidupkan masjid, kuatkan ukhuwah.
Kini, gerakan “dakwah tak berbicara” itu mendapat dukungan baru. Kali ini datang dari tokoh agama, mubalig muda Dr. Khayadi, MA. Ia memberi atensi positif dan menyebut Safari Subuh sebagai pelecut spirit ibadah umat, terutama di waktu fajar yang kerap sepi.
“Kegiatan ini bertujuan memakmurkan masjid, memperkuat Ukhuwah Islamiyah, dan membangkitkan semangat ibadah warga. Yang menarik, ini juga bisa jadi magnet bagi kalangan remaja untuk ikut beribadah,” kata Khayadi saat dihubungi, Kamis, 9 April 2026.
*Lebih dari Sekadar Shalat Subuh*
Menurut Khayadi, Safari Subuh yang dinakhodai H. Bakhtiar Syarifuddin (HBS) sebagai Muassis itu berhasil menghimpun beragam kalangan. Pejabat, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga biasa, semua duduk sama rendah di shaf Subuh. Agendanya tak berhenti di shalat. Ada tausiyah yang menyejukkan, silaturahim yang menghangatkan, dan sedekah Subuh yang jadi tradisi.
“Ini aplikasi nyata dari Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 18: _Memakmurkan masjid adalah ciri orang yang beriman dan mengerjakan shalat_,” tegas Khayadi.
*Empat Dampak Besar Safari Subuh*
Khayadi merangkum setidaknya empat poin penting dari fenomena Safari Shalat Subuh Berjamaah Majelis Syuhada:
*Pertama*, menghidupkan masjid di waktu Subuh yang biasanya lengang. Shaf yang putih rapat jadi pemandangan yang menggetarkan. Sekaligus memupuk Ukhuwah Islamiyah antar jamaah.
*Kedua*, menjadi ruang komunikasi cair antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Sering disertai dialog dan tausiyah yang membumi, tanpa sekat.
*Ketiga*, menjadi motivasi ruhani. Keyakinan akan besarnya pahala shalat Subuh berjamaah dan perlindungan dari sifat munafik jadi bahan bakar untuk terus bangkit di gelapnya fajar.
*Keempat*, fenomena sosialnya selalu diiringi sedekah Subuh. Gemar bersedekah di tiap Safari Subuh ini jadi ruh gerakan, selain menegakkan shalat dan terus memperbarui silaturahmi.
“Jadi Gerakan Safari Subuh Berjamaah oleh Majelis Syuhada Parepare ini diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan beribadah dan solidaritas antar warga,” tutup Khayadi.
Dari Subuh, perubahan itu dimulai. Satu masjid ke masjid lain, satu fajar ke fajar berikutnya.(*)


















