LUWU, Cyberpare.com — Dua pasangan calon Bupati Dan Wakil Bupati Luwu, mengikuti debat publik tahap pertama yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, Kamis siang (26/4/2018). Dua pasangan calon tersebut masing masing pasangan nomor urut 1 Basmin Mattayang – Syukur Bijak dan pasangan nomor urut 2 Patahuddin – Emmy Tallesang.
Debat publik pertama ini mengangkat tema Pembangunan Ekonomi Pertanian Dan Pelayanan Publik Untuk Kesejahteraan Rakyat Berkelanjutan. Sejumlah isu menjadi sorotan dan perdebatan seperti isu lingkungan terkait investor dan penanggulangan bencana banjir.
Pasangan nomor urut 1 Basmin Mattayang – Syukur Bijak menjawab dengan berbagai tawaran program antara lain menseleksi investor yang masuk sesuai kepentingannya, melakukan penanaman tanaman sagu di bantaran sungai dan sejumlah program lainnya.
“Investor yang datang kita seleksi apa kepntingannya dan apa kepentingannya terhadap pemerintah daerah. Untuk Masalah Banjir dapat diatasi dengan program penanaman 50 ribu pohon Sagu sepanjang bantaran sungai. Selain itu pengawasan melekat didalam pelaksanaan proyek proyek padat karya yang dilakukan oleh para investor itu harus tertuang dalam MoU denagn pasal pasal yang melarang investor melakukan pelanggaran terhadap yang merugikan masyarakat,” jelas Basmin Mattayang.
Sementara pasangan nomor urut 2 Patahuddin – Emmy Tallesang, akan melakukan terobosan dengan menyiapkan lahan bagi investor sementara penanganan banjir dilakukan dengan pembangunan Dam dan pengerukan sungai.
“Untuk investor kami siapkan lahan yang bisa menggunakan hak guna usaha, jadi dia kontrak ke Pemda dengan hasil yang bisa meningkatkan PAD. Kemudian untuk mengatasi banjirdan longsor, dalam program kami adalah membangun DAM, yakni ada seribu DAM di kabupaten Luwu, Penanaman di bantaran sungai kemudian pengerukan di muara,” terang Patahuddin.
Meski para pasangan calon saling adu yel dan memberikan dukungan, debat publik pertama calon bupati dan wakil bupati Luwu berlangsung lancar dalam ruang debat, sementara di luar gedung usai debat dilakukan, dua kelompok massa simpatisan nyaris saling serang, beruntung aparat keamanan yang bertugas dapat melerai kedua simpatisan pasangan calon tersebut.(Amran / Effendy)


















