PALOPO, Cyberpare.com — Sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kota Palopo Sulawesi Selatan, tiba-tiba dipecat secara sepihak Lurah dan Camat. Pemecatan ini diduga efek yang berkaitan dengan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palopo yang berlangsung pada 27 juni 2018 mendatang.
Seperti yang dialami Ketua RT 03 RW 1, Kelurahan Mungkajang, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, Ibu Suarni Bone (58).
Menurut Suarni Bone, Ia dipecat karena tidak mau menjadi tim pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Palopo Judas Amir di wilayah RT 03 RW 1 Kelurahan Mungkajang, dengan alasan tidak pernah ada bantuan masuk ke wilayah selama ini, sehingga menolak untuk menjadi tim.
“Saya dipecat Pak Salong karena pada saat itu semua orang dikumpulkan dan ditanya kesiapan untuk menjadi timnya Pak Judas, namun saya menolak karena diwilayah RT 03 tidak pernah masuk bantuan,” ungkap Suarni.
Lanjut Suarni bahwa pemeecatan dirinya hanya sepihak dan tidak diketahui sebelumnya, jika dirinya dipecat.
“Pemecatan ini saya ketahui, ada yang gantikan saya saat saya datang meminta surat Kartu Keluarga warga. Katanya saya mengundurkan diri di Kelurahan,” Ucapnya.
Selain Suarni, sejumlah nama yang dipecat antara lain Maniar Pasande yang juga merupakan Ketua RT 02 RW 1 juga ikut dipecat dengan alasan yang sama.
“Bukan hanya saya yang dipecat karena tidak mau jadi tim, tapi ketua RT 02 RW 1 Ibu Maniar Pasande juga ikut dipecat,” tutupnya.
Sementara itu, di Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur ada dua ketua RT juga mengalami hal yang sama. Karena tidak mau jadi tim sukses Judas Amir dan lebih memilih ke pasangan Ome-Bisa sehingga SK RTnya terpaksa ditahan Lurah Surutanga, Andi Sukmawati
Kedua Ketua RT tersebut, yakni Ketua RT 03 RW 1, Agustina Nurdin, serta Ketua RT 02 RW 1 Verawati.
Menurut keduanya, mereka dihubungi via telpon, Lurah untuk tidak ikut dalam deklarasi pasangan Ome-Bisa pada Senin (08/01/2018) kemarin, namun mereka tetap ikut, sehingga SK keduanya ditahan.
“Sekitar Pukul 10.00 wita kami ditelpon sm ibu lurah cantik, melarang kami untuk ikut deklarasi Ome-Bisa tapi kami tetap ikut, sehingga SK kami ditahan oleh Ibu Andi Sukmawati,” ujarnya.(Amran / Effendy)


















