PAREPARE, Cyberpare.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar konferensi pers terkait bantuan logistik untuk korban bencana Palu, Donggala dan Sigi, Provinsi Sulteng, yang diduga ditelantarkan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengatakan, bantuan yang bersumber dari masyarakat tetap jadi perhatian serius dari pemerintah.
“Tidak benar itu jika ada pemberitaan yang menganggap kami mengabaikan bantuan yang terkumpul,” ujar Taufan, di Cafe Teras Empang, Senin (12/11/2018).
Taufan mengakui, tidak sedikit bantuan yang saat ini masih terkumpul di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hanya saja, penyaluran logistik tersebut tidak serta merta dilakukan.
“Mesti dilakukan pencermatan yang matang, agar logistik tepat sasaran. Kami telah mengambil langkah awal dengan mengirim tim melakukan peninjauan, tujuannya agar warga Parepare yang ada di Sulteng dapat terakomodir dengan baik,” jelasnya.
Hanya saja, lanjut Taufan, perencanaan yang disusun berdasarkan laporan tim yang ada di Sulteng terhambat, lantaran ribuan korban datang mengungsi di Kota Parepare.
“Hal tak terduga, kita kedatangan ribuan pengungsi. Karena itu, kita rubah perencanaan dengan menyalurkan bantuan kepada korban yang mengungsi secara bertahap, agar seluruh korban tersasar dengan tepat,” katanya. (di)


















