NUNUKAN, CYBERPARE.com, — Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Karang Taruna Pagun Taka, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan periode 2019-2022, dilaksanakan di Aula Kantor Camat Nunukan, Ahad (4/8/2019).
Pelantikan KT Pagun Taka ini disaksikan Camat Nunukan, Koramil, Polsek, Ketua Karang Taruna Kabupaten Nunukan, Lurah Nunukan Barat, Perwakilan dari Ormas, dan para Ketua RT setempat.
Pelantikan Karang Taruna di Kelurahan Nunukan Barat ini merupakan Iangkah awal dalam rangka mewujudkan kebersamaan generasi muda khususnya di Kacamatan Nunukan guna mendukung program kerja nyata dalam upaya memajukan destinasi pariwisata maupun UKM yang ada di Nunukan.
Lurah Nunukan Barat Sudiasih, mengajak pengurus KT yang baru dilantik beserta seluruh hadirin agar berbenah mewujudkan program kerja nyata. Sebagai mitra pemerintah, katanya, Karang Taruna hendaknya mampu menjadi wadah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. ”Karang Taruna harus berbuat dan tunjukkan kerja nyatanya. Jangan hanya aktif saat pelantikan tetapi pasif dan tidak eksis lagi,” ujar Sudiasih.
Dikatakan, dengan dikukuhkannya Pengurus Karang Taruna Pagun Taka Kecamatan Nunukan periode 2019-2022 diharapkan membawa manfaat bagi Kelurahan Nunukan Barat terutama pada pembentukan jiwa social kemasyarakatan dan untuk kemajuan masyarakat dan bersama dalam meningkatkan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat.
“Dulunya ada Karang Taruna Pagun Taka pada tahun 2017-2019 yang di laksanakan per RT saja dan kelurahan, karena RT sudah banyak sehingga kelurahan ini membentuk lagi semua RT harus terlibat yang ada di kelurahan Nunukan arat setiap RT akan memasukan tiga personel dari 26 RT yang ada dan telah diikuti sebanyak 72 orang,” terangnya.
Ketua Karang Taruna Muhammad Rusli, dengan pengukuhan dan pelantikan Karang taruna Pagun Taka ini akan memokuskan kepada usaha kreatif atau usaha mandiri karena harus sadar bahwa karang taruna tidak bis berharap kepada pemerintah dengan keterbatasan pemerintah saat ini.
“Kita akan menciptakan sumber ekonomi produktif dengan landasan kemampuan anggota Karangarang taruna itu yang akan menjadikan atau memiliki usaha mandiri yang bisa membiayai diri sendiri. Nantinya kita akan mengelola sampah yang bisa di dalur ulang, pencetakan bata, cuci motor dan hal kreatif lainya,” jalasnya.
Kehadiran karang taruna ini adalah untuk mengajak masyarakat untuk keluar dari jebakan dari Narkoba, diketahui wilayah Nunukan yang merupakan daerah perbatasan dengan banyaknya pintu masuk secara ilegal dengan mudahnya barang haram itu masuk. KkDengan mengajak berkreatifitas akan menyibukkan mereka dengan hal positif nantinya. ” Yang menjadikan Anak – anak itu terjerumus narkoba adalah mereka kurang kegiatan dan tidak ada wadah yang menampung dengan adanya karang taruna ini agar bisa menekan pengurangan pemakai barang haram tersebut,” ujarnya.
Harapan saya, kata Rusli, Karang Taruna Kelurahan Nunukan Barat bisa menjadi mitra pemerintahan, khususnya pemerintah kelurahan dalam hal memotivasi sikap kebangsaan, membangkitkan semangat kenegaraan terutama menjalin kebersamaan dan kekeluargaan sesama warga kelurahan Nunukan Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya,” imbuhnya.(Anto/pcl/cyberpare).


















