PAREPARE, Cyberpare.com —- Tugu Pramuka di Pertigaan jalan Jl.Ahmad Yani, Jl.Ganggawa dan Jl.Panca Marga, kembali direhab usai dibangun 2016 lalu. Rehab Tugu Pramuka ini menelan sedikitnya Seratus Delapan puluh sembilan Juta rupiah 2017 ini.
Ketua LSM.Lingkar Hijau Kota Parepare Muh.Igbal Gani. menilai, efektifitas penggunaan anggaran yang kembali menganggarkan pembangunan Tugu Pramuka yang dinilainya adalah Bangunan Baru, belum layak untuk dilalukan, hal ini terkesan mubassir.
“Belum selayaknya Tugu Pramuka, kembali dibangun, apalagi Ia tergolong bangunan baru, Tugu ukuran 3 x 3 Meter itu, belum layak dibangun dengan anggaran ratusan juta, jika pun dibangun, sifatnya pemborosan anggaran, dan kesannya hanya merusak lalu diperbaiki” ungkap Aktifis Sosial ini.
Dijelaskannya, pihak SKPD seharusnya melakukan kajian yang lebih layak, sebelum Tugu Pramuka ini diberikan anggaran rehab, karena menurutnya Rehab itu hanya diberikan kepada Bangunan yang tidak layak pakai, terangnya lagi.
Terpisah Plt.Kepala Dinas Pekerjaan Umum H.Kadarusman SE.MM. dihubungi mengarahkan untuk mengkoordinasikan dengan pihak PPK nya Ir.Amirullah Umar, Namun saat dihubungi Ia sedang Menjalani perawatan di Rumah sakit, karena sakit.
Pihak Pelaksana CV.Matahari Putra, Safar yang berusaha dihubungi melalui Nomor selulernya, tidak memberikan respon, ditelpon, aktif tapi tidak diangkat, dihubungi melalui Sorf massage service (sms) juga tidak diresponnya.
Diketahui, Rehab Tugu Pramuka yang baru dibangun tahun lalu, dan kini di 2017 kembali dianggarkan berupa Rehab berat dengan Konsep mewah, Beberapa lampu hias akan melengkapi tugu pramuka ini, Pemasangan batu marmer akan melengkapi Tugu pramuka yang dikonsep megah ini, meski hanya berukuran 3 x 3 meter. (Effendy)


















