CYBERPARE.COM, MAROS, – Di tengah pandemi virus Corona Desa Abbbulo Sibatang Kecamatan Marusu Kabupaten Maros menyalurkan penyerahan BLT tahap ke kedua , di balai desa Kamis , (21/5/2020).
Penyerahan bantuan langsung tunai BLT di Desa Abbulosibatang itu turut dihadiri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, pilar desa , Kabid pemberdayaan masyarakat desa PMD Maros. Dan tim gugus tugas desa tanggap covid-19.
Pada penerimaan bantuan langsung tunai BLT desa Abbulosibatang , BPKP Provinsi Sulsel , Andi alim h, memberikan sambutan dan apresiasi ke warga. Ia mengatakan , pergunakan bantuan BLT dan BST ini sebaik mungkin untuk peningkatan gizi dan ketahanan pangan selama pandemi virus Corona.
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk menangani bencana yang melanda diakibatkan virus Corona (covid 19) Yang diperuntukkan bagi warga miskin yang terdapak dengan adanya bencana virus Corona tersebut.
Olehnya itu , A.Alim h. mensupport warga dengan mengajak kita bersama sama memerangi virus yang terus mewabah ini dengan cara mengikuti imbauan protokol pemerintah. Wabah ini akan musnah dengan sendirinya, apa bila kita semua taat dengan apa yang telah menjadi imbauan pemerintah demi kesehatan dan keselamatan kita bersama saat saat ditengah pandemi ini.
Kepala Desa Abbulosibatang , Kasri mengatakan penyerahan BLT tahap kedua ini , merasa terapresiasi dengan hadirnya BPKP provinsi yang turut hadir memantau pelaksanaan penyerahan BLT didesa kami. Ini merupakan kehormatan buat Desa Abbulo Sibatang.
Selain itu Kasri , menjelaskan jumlah penerima bantuan BLT keseluruhan, sebanyak 141 kartu keluarga KK terdiri dari Dusun Pampangan 82 ,Dusun borong 26 Dusun bontoramba.33.dan penerima bantuan dari dinsos kab, maros hanya sebanyak 18 KK , dusun pampangan 14 Dusun borong1, Dusun bontoramba 3. sementar jumlah penduduk 2380.
“Ini sangat riskan bagi kami , sebab pemenerima BST dari dinsos Maros sangat minim. Sementara masih banyak warga yang layak penerima manfaat.
Olehnya itu Kasri penuh harap kepada pemerintah kabupaten Maros (dinsos) apa bila ada penambahan kwota untuk penerima manfaat , agar kiranya desa kami dapat diperhatikan.
“Saya juga selaku kepala desa agar masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dampak covid 19, agar bersabar dulu. Mari kita saling memahami agar kita tetap harmonis mengahadapi Pandemi ini,” ujarnya sembari berharap Pandemi ini cepat berlalu agar kesenjangan ekonomi kembali normal seperti biasanya. (Andra).


















