banner 728x250

Disperindag Parepare Rilis Harga Beras dan Lombok Besar Masih Mahal

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, Cyberpare.com — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Parepare merilis harga sejumlah sembako di pasar, melonjak naik. Ini disampaikan pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Ira Irianty.

“Perkembangan Harga Bahan Pokok Pangan, sejumlah sembako mengalami lonjakan di Parepare,” ujarnya, Senin (8/10/2018).

Ia menyebutkan, harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, diantaranya beras medium dan Lombok besar.

“Harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan hari ini, beras termurah dari Rp8.000 per kg menjadi Rp9.000 per kg atau 11,11 persen kenaikannya. Beras Cap Santana dari Rp9.000 per kg menjadi Rp9.500 per kg atau 5,26 persen,” ujarnya.

“Beras Cap 74 dari Rp9.000 per kg menjadi Rp9.500 per kg atau 5,26 persen. Beras Cap Bramo dari Rp9.000 per kg menjadi Rp9.500 per kg atau 5,26 persen,” katanya.

Selain beras, harga kebutuhan pokok yang ikut naik diantaranya, Minyak Goreng Curah dari Rp10.500 per kg menjadi Rp11.000 per kg atau 4,55 persen. Cabe Merah Besar dari Rp15.000 per kg menjadi Rp20.000 per kg atau 25,00 persen.

“Cabe Merah Keriting dari R15.000 per kg menjadi Rp20.000 per kg atau 25,00 persen. Ikan Kembung dari Rp45.000 per kg menjadi Rp50.000 per kg atau 10,00 persen,” jelasnya.

Kenaikan harga sejumlah sembako disebabkan pasokan dari pedagang atau pengepul kurang.

Ira mengatakan, adapun beberapa bahan yang mengalami penurunan harga. Seperti daging Ayam Broiler, dari Rp21.000 per kg menjadi Rp20.000 kg atau turun 5,00 persen. Ikan Bandeng dari Rp25.000 per kg menjadi Rp24.000 per kg atau turun 4,17 persen.

“Disebabkan pasokan dari pedagang atau pengepul banyak,” kata Ira. (di)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *