banner 728x250

DPRD Nunukan Bahas Penanganan COVID -19 Yang Telah Dilakukan Pemda

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE, NUNUKAN – Dengan adanya keluhan di masyarakat di tengah wabah covid 19 ini, tentunya kinerja Pemerintah Daerah dipertanyakan. Sehingga DPRD Nunukan memanggil para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Nunukan dalam rapat dengar pendapat yang dilaksanakan di ruang rapat Ambalat I DPRD Nunukan, Jumat (8/5/2020).

Dalam pembahasan tersebut, dihadiri dari pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Asisten I dan II, Kepala Bappeda, Disperindagkop, Keuangan, Direktur RSUD, Ketua Tim Gugus, Kabag Humas Pemda, LSM dan awak Media.

Ketua DPRD Nunukan, Hj. Rahma Leppa mengatakan, para kepala dinas yang bersentuhan langsung dalam penanganan covid 19 di Kabupaten Nunukan, agar dapat menjelaskan kondisi terkini, apa yang telah dilaksanakan sehingga para anggota DPRD Nunukan dapat mengetahui langsung.

“Rapat ini dilakukan adalah bertujuan untuk mendapatkan informasi terhadap perkembangan covid 19 yang terjadi di Kabupaten Nunukan,” kata Hj. Rahma Leppa.

Sejauh mana perkembangan dan kinerja pemerintah, lanjut Ketua DPRD Nunukan, melakukan penanganan covid 19. Terutama kondisi jumlah pasien yang ada pada saat ini apakah kasus konfirmasi positif covid 19 bertambah atau berkurang. Tentunya ini harus mendapat penjelasan dari Tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Nunukan.

“Tim Gugus Tugas Covid 19 harus menjelaskan perkembangan terkini terkait kondisi covid 19 di Kabupaten Nunukan ini,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Nunukan, Muhammad Amin SH menyampaikan, Pemkab Nunukan sangat serius melakukan penanganan covid 19 di Kabupaten Nunukan.Sebab perlu diketahui covid 19 adalah bencana nasional, bahkan bencana internasional. Dampak covid 19 sangat terasa di Kabupaten Nunukan.

“Akibat covid 19 ini beberapa aturan harus dianulir terkait keuangan pun demikian untuk melakukan penanaganan covid 19 ini. Ini adalah bukti bahwa pemerintah serius menangani covid 19,” kata Muhammad Amin SH.

Penanaganan covid 19 ini berfokus pada tiga kompenen yakni, penanganan Kesehatan atau secara medis, penanganan untuk pengamanan jejaring sosial dan penanganan di bidang perbaikan ekonomi. Dampak pendemi ini sangat berpengaruh terhadap tiga unsur dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk Kabupaten Nunukan sendiri, dalam menangani covid 19 beberapa hal yang telah dilakukan seperti melakukan pergeseran anggaran atau refocusing. Dalam refocusing anggaran ini telah difokuskan pada tiga jenis penanganan yakni medis, jaringan sosial dan ekonomi.

“Alhamdulillah semua telah berjalan walaupun harus bertahap, seperti penanganan medis, jaringan sosial dan ekonomi,” ujarnya. (anto/takdir)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *