PAREPARE, Cyberpare.Com — Selain Upeti proyek 17 persen, dugaan pengaturan pemenang tender proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare, terus memanans dan tuai kecaman sejumlah pihak.
Beberapa paket pekerjaan lingkungan yang dilelang ulang pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Parepare, diketahui kembali dimenangkan perusahaan dan rekanan yang sama.
Ketua LSM Fokus, Dedy mempertanyakan sekira 6 (enam) titik paket pekerjaan jalan lingkungan yang ditender ulang lantaran paket tersebut kembali dimenangkan perusahaan yang sama pasca OTT Tim Saber Pungli Polres Parepare.
Dia pun menuding dan mengecam pihak ULP yang melakukan “pengaturan” pemenang lelang. Hal itu diperkuat oleh pengakuan beberapa rekanan saat OTT di ruang ULP beberapa waktu lalu yang mengaku “diperas” oleh pihak ULP.
“Seharusnya para pemenang lelang ulang digugurkan karena terlibat OTT dan perusahaan tersebut harus diblacklist dan tidak bisa lagi ikut tender lain karena mereka (rekanan) terlibat menyuap ULP. Tapi ternyata perusahaan tersebut kembali menjadi pemenang. Indikasinya memang kuat di Parepare ini pemenang tender sudah diatur sebelum paket proyek dilelang di ULP,” kritik Dedy. (ardi)


















