CYBERPARE.COM, PAREPARE —
Juru Bicara Presiden/Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Dr M Fadjroel Rachman dalam lawatannya di Sulsel menyempatkan diri mampir di Cofee Paste kota kelahiran BJ Habibie, Rabu (01/09/2021) sore.
Fadjroel berada di Parepare sekira 30 menit setelah berkunjung ke berbagai daerah di Sulsel. Ia diterima Kapolres Parepapare AKBP Welly Abdillah dan beberapa tokoh elemen masyarakat, seperti Ketua Forum Pembela Umat, H Rahman Saleh, Presidium KAHMI, DR Salim Sultan, Pengurus PCNU Kota Parepare, Sodiq Asli Umar, serta Pengurus PWI Sulsel, Jamaluddin.
Tokoh aktivis itu mengatakan ia menyempatkan diri singgah di Parepare setelah memantau proses pelaksanaan vaksin diberbagai daerah di Sulsel.
“Ternyata orang Sulsel antusias menjalani vaksinasi, dan 100 juta vaksin dosis pertama sudah tercapai di Indonesia dan insya Allah akan akan tuntas di akhir tahun,” bebernya.
Selain program vaksinasi, Fadjroel Rachman juga memantau program perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi masyarakat di Pinrang, Makassar, Gowa, Bulukumba, Bone serta memantau pembangunan rel kereta api di Barru.
“Sebenarnya kunjungan saya, tadinya empat hari menjadi lima hari,” ujar Fadjroel.
Kesediaan juru bicara presiden Jokowi Fadjroel Rachman yang bakal menjadi duta besar menyempatkan diri mampir sejenak di Parepare berkat Pemred Pare Pos Ade Cahyadi.
Terkait bakal jabatan barunya, sebagaimana dikutip dari Kompas.Com, Fadjroel akan memulai tugas pada Desember 2021, dia akan memulai tugas baru sebagai duta besar RI.
Hal itu disampaian Fadjroel saat disapa pembawa acara diskusi virtual yang membahas arah koalisi pemerintah pada Sabtu (28/8/2021).
Saat itu pembawa acara menyapanya dengan sebutan “Pak Dubes”. Menanggapi sapaan itu, Fadjroel memberikan penjelasan.
“Masih Desember (jadi duta besar). (Sekarang) masih bertugas jadi jubir lagi ini. Belum, belum pindah jabatan kehormatan,” kata Fadjroel. (Jamal).


















