Giliran Tiga Desa Ini Mendapat Perbaikan Jalan dari Tim Bersalam

IMG 20180202 WA0049 735x400 - Giliran Tiga Desa Ini Mendapat Perbaikan Jalan dari Tim Bersalam

PINRANG, Cyberpare.Com — Calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang, Abdul Latif dan Usman Marham (Bersalam) kembali mendapat pujian dari warga melalalui program bangun kampung, memperbaiki jalan hingga ke pelosok-pelosok desa.

Setelah beberapa desa mendapat perbaikan jalan dari tim Bersalam, kali ini tim bangun kampung Bersalam melakukan perbaikan jalan di tiga Desa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

Masing-masing Desa Suppirang, Sali-sali dan Mesakada. Tim menarget perbaikan jalan ini akan berlangsung hingga sepekan.

Koordinator perbaikan jalan, Muhajir yang dikonfirmasi, Jumat (2/2/2018) mengatakan saat ini alat sudah di Rampusa dan menuju Desa Sali-Sali.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan selesaikan pekerjaan ini,” jelas Muhajir.

Warga merasa sangat terbantu dan mengucap syukur jalanan di Desa mereka diperbaiki. Mereka mengaku sangat terbantu dalam beraktifitas, khususnya mendorong laju ekonomi masyarakat.

Marni, salah satu warga Lembang menilai program Bersalam tersebut sangat membantu. Meski belum pemilihan, tapi sudah melakukan pembangunan hingga ke pelosok-pelosok.

Dia menuturkan, warga desa yang telah dibangun jalannya, pasti akan memilih pasangan Abdul Latif dan Usman Marham.

“Bagi kami (warga), tidak ada alasan untuk tidak memilih pak Latif dan pak Usman,” tuturnya.

Sebelumnya, Calon Wakil Bupati Pinrang Usman Marham, melakukan kunjungan dan menyaksikan secara langsung proses pengerjaan perbaikan jalan dilakukan timnya di sejumlah desa. Seperti perbaikan jalan di Desa Mattiroada, Kecamatan Patampanua.

Warga yang melihat kedatangan adik kandung Menteri Sosial, Idrus Marham ini langsung menyapanya dan mengucapkan terima kasih atas perbaikan jalan yang dilakukan.

“Terima kasih banyak Pak Usman, atas kepedulian membangun Jalan di kampung kami. Kalau bukan Bapak kami tidak tahu sampai kapan jalan ini akan diperbaiki oleh pemerintah saat ini,” kata Emmang warga desa Mattiroada, kemarin. (mhs/ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *