CYBERPARE.COM, PAREPARE — Salah satu oknum anggota DPRD Parepare yang di laporkan oleh istrinya Hj.Fitriani, atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Atas dugaan tersebut, Anggota DPRD Parepare, H.Mulyadi, angkat bicara dan membantah tentang tuduhan yang di laporkan oleh istrinya kepada pihak Polres Parepare.
“Sebenarnya saya tidak pegang itu Hj.Fitri, tidak, apalagi sampai saya cekik, malahan dia yang mau lempar saya pakai batu dan batu itu masih saya simpan untuk di jadikan bukti,” beber H.Mulyadi saat dikonfirmasi via telpon. Selasa, 8/10/2019
Lanjut dia menjelaskan, itu berawal anaknya
yang teriak-teriak dan memukul mobil menggunakan gagang sapu, kemudian saat dia ingin mengambil kayu, Hj.Fitri teriak histeris karena dikira anak dia itu ingin di pukul
“Itu kan masalahnya anak ku yang kecil teriak-teriak pukul mobil pake kayu, kemudian om nya turun, lalu saya turun juga
dari rumah mama karena di bikin kan teh, setelah itu anak-anak ku semua turun yang dua orang, kemudian Serin ini, saya pertanyakan kenapa tidak pergi sekolah, persoalannya karena tidak ada uang, jangan karena tidak ada uang lalu tidak pergi sekolah, kemarin saya sudah kirimkan beras sama gas karena kebutuhannya. Berlanjut itu ada bundanya (Hj.Fitri red-) saya sampaikan sama bundanya kau tidak boleh ajari anak mu begitu, kau harus kasi sekolah itu anak-anak bagaimana pun caranya, kemudian terjadi pertengkaran mulut,” terang H.Mulyadi kepada Cyberpare.com
H.Mulyadi, membantah soal tuduhan yang dilakukan oleh istrinya, yang di laporkan kepada pihak Kepolisian jika dirinya di cekik.
“Tidak, salah itu kalau saya cekik, sentuh saja Hj.Fitri, itu tidak pernah. Sebenarnya ini kasus tidak perlu di bawa sampai pihak Kepolisian, karena ini bukan kontak fisik, hanya perkelahian mulut. KDRT itu kalau sudah terjadi kontak fisik, dan saya bisa buktikan kalau tuduhan Hj.Fitri itu tidak benar, Itu lehernya itu, karena sudah alergi, ada fotonya itu waktu tanggal 2 kemarin, yang di kirim sama teman saya,”ungkapnya (uk)


















