CYBERPARE.COM, PAREPARE — Kepala Pasar Lakessi, Hamzah Tahir, mengaku tidak ada preman di Pasar Lakessi.
Menurut dia, selama ini memang ada beberapa kelompok tertentu yang masuk ke pasar meminta jatah setiap bulannya dan membuat gerah para pedagang.
“Hal tersebut tentunya bisa digolongkan sebagai premanisme yang meminta jatah setiap bulannya terlalu tinggi” akunya.
Hanya saja, lanjut Hamzah, kelompok itu merupakan orang luar yang datang setiap bulan ke pasar untuk meminta-minta ke pedagang.
“Jujur saja di pasar tak ada satupun yang dimaksud premanisme. Setahu saya premanisme itu hanya datang meminta jatah kemudian pergi sementara yang ada di pasar adalah orang orang bekerja membantu para pedagang mengangkat barang dagangannya,” katanya.
Ia mempertanyakan, yang mana dimaksud preman di pasar, apakah yang kerja atau yang datang meminta jatah.(CP)


















