banner 728x250

Hanya Ditambah Sedikit Batu Merah, Rehab Pagar Bappeda Terindikasi Mark Up

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, Cyberpare.Com — Proyek rehabilitasi pagar kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare diduga kuat terindikasi mark up. Pasalnya, anggaran rehab pagar sebesar Rp 77 juta, yang dikerjakan hanya penambahan batu merah di sebagian tiang pagar, sementara besi pagar tidak diganti dan hanya di cat ulang.

Pekerjaan yang tidak dipasangi papan proyek ini diduga anggaran dan rekanan pelaksananya sengaja ditutupi. Terlebih pengecatan besi pagar dulakukan di malam hari.

Ketua LSM Indonesia Care Andi Ilham angkat bicara perihal pekerjaan rehab pagar Bappeda yang diduga kuat pekerjaannya tidak sesuai dengan perencanaan dan anggarannya terkesan kemahalan dengan melihat item-item yang dikerjakan.

“Sesuai pantauan kami di lapangan pada saat awal pelaksanaan, pekerjaan tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai perencanaan dan terkesan kemahalan dengan nilai Rp 77 juta rupiah sesuai pagu yang diberikan untuk pembangunan pagar ini. Apalagi dengan tidak adanya papan proyek itu menunjukkan pekerjaan itu terkesan sengaja disamarkan,” jelas Andi Ilham, Jumat (29/9/2017).

Dikatakannya, pihaknya telah melakukan konfirmasi terkait hal ini kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di kantor Bappeda, namun PPK tidak bisa memperlihatkan perencanaan secara utuh.

“Ada motif apa sehingga PPK tidak memiliki salinan perencanaan? Karena itu kecurigaan kami mengerucut kepada suatu kesimpulan terkait dugaan kami bahwa pelaksanaan proyek ini justru di backup oleh oknum PPK-nya sendiri,” ucapnya.

Menurutnya, PPK selaku pimpro dan penanggung jawab penuh atas terlaksananya kegiatan ini, sangat tidak relevan jika tidak memegang salinan dokumen perencanaan.

Ketidaksesuaian sebagaimana yang dimaksud, kata dia, adalah pagar tersebut hanya ditambah sedikit ketinggiannya dan diplamur serta hanya saja dibuatkan pintu pembatas antara kantor Walikota dan kantor Bappeda.

PPK proyek rehabilitasi pagar kantor Bappeda Andi Adrian yang dikonfirmasi terkait hal itu, enggan berkomentar. “Saya lagi sibuk pak, mau pembahasan anggaran perubahan,” ujar Adrian sesaat lalu, saat dihubungi via telepon genggamnya. (ardi)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *