CYBERPARE.COM, PAREPARE — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Parepare resmi dipimpin Haslinda Paddupai setelah dilantik oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Selatan.
Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Pare Wisata, Jalan Sulawesi No. 45, Ujung Sabbang, Parepare (19/04/2026) dan dihadiri Wali Kota Parepare Tasming Hamid, anggota DPRD, perwakilan Kesbangpol, jajaran pengurus partai, kader, serta simpatisan.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua, Haslinda menegaskan komitmennya membawa Partai Hanura lebih dekat dengan masyarakat. Ia menyebut amanah yang diterima bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab penuh atas arah dan citra partai di tingkat lokal.
“Mandat sudah kami terima, sumpah sudah kami ucapkan. Artinya, mulai hari ini baik-buruknya Hanura di Kota Parepare adalah tanggung jawab kami,” ujar Haslinda.
Ia menekankan langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada konsolidasi internal. Dalam waktu singkat, kepengurusan baru akan segera dirampungkan untuk memperkuat soliditas organisasi. Konsolidasi ini dinilai krusial sebagai fondasi sebelum partai bergerak lebih luas ke masyarakat.
Menurut Haslinda, penguatan internal tidak hanya soal struktur, tetapi juga komitmen kader. Ia mengajak seluruh anggota untuk kembali bersatu dan aktif bekerja membesarkan partai. “Yang masih ingin berjuang bersama, mari kita solid kembali. Kita butuh kerja nyata, bukan sekadar simbol,” katanya.
Lebih jauh, ia menargetkan peningkatan basis dukungan melalui perekrutan kader baru dan penguatan jaringan politik di setiap daerah pemilihan (dapil). Strategi ini sejalan dengan upaya Partai Hanura untuk meningkatkan perolehan suara dan kursi legislatif pada kontestasi mendatang.
Secara nasional, Partai Hanura dikenal mengusung semangat “hati nurani rakyat”, yang menekankan keberpihakan pada kepentingan publik dan kelompok akar rumput. Dalam konteks lokal, Haslinda berharap nilai tersebut dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat Parepare.
“Harapan kami, Hanura bisa kembali dikenal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya hadir saat pemilu, tetapi benar-benar menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan target realistis terkait representasi politik di DPRD, yakni minimal ada kursi di setiap daerah pemilihan. Target tersebut, menurutnya, akan dicapai melalui kerja kolektif dan konsisten seluruh kader.
Pelantikan ini menandai babak baru bagi DPC Hanura Parepare dalam memperkuat eksistensi politiknya di tingkat lokal. Dengan konsolidasi internal sebagai pijakan awal, kepemimpinan baru diharapkan mampu membangun kembali kepercayaan publik dan menghadirkan politik yang lebih dekat, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.


















