PAREPARE, Cyberpare.com — Hujan yang turun di Kota Parepare sekitar pukul 17.00 hingga sebelum Maghrib, (kurang lebih 45 menit) saja, mengakibatkan sejumlah Got dan ruas jalan di Kota Parepare meluap dan tergenang air.
Kondisi itu bisa terlihat di ruas jalan Bau Massepe, depan Toko Cahaya Ujung Kecamatan Bacukiki Barat, Jalan Veteran di Kecamatan Ujung dan ruas jalan Bau Massepe di Kelurahan Sumpang Minagae.
Akibat dari ruas jalan yang dibanjiri air dan sampah yang meluap dari Got (Saluran air) mengakibatkan sejumlah pengendara harus berhati hati saat melintas, sementara warga turun sendiri membuka jalur air yang tersumbat di Got.
Arman, warga jalan Bau Massepe ini, mengaku rela kehujanan dengan warga lainnya, hanya untuk bersih bersih dan buka saluran air yang tersumbat di Got.
“Kami turun sendiri pak bersama 3 orang warga lainnya, buka got yang tersumbat dan bersihkan sampah yang terbawa air ke jalan, tidak ada dari Dinas Kebersihan yang bantu kami” Ungkap Arman.
Dampak lain dari hujan dan air yang meluap keatas jalan ini, jug dirasakan La Tuwo, seorang tukang Ojek dari Wilayah Kecamatan Bacukiki.
“Saya harus hati hati, saat berkendara, bisa saja ban motor saya masuk lubang, dan Mesin motor saya bisa macet kalo kemasukan air, utanya saat melintas di pertigaan jalan Bau Massepe dan Jalan Brimob samping kantor Kelurahan Sumpang Minangae” Terang La Tuwo, saat membereskan mantelnya.
Air yang tergenang diatas jalan dan sampah yang meluap dari got yang dangkal, berbanding terbalik dari status kota Parepare yang baru saja menerima Piagam Penghargaan sebagai kota Sanitasi.
Hingga berita ini dipublikasikan, sejumlah ruas jalan masih tergenang air, sementara hujan berhenti sebelum pukul 18.00 atau sesaat sebelum Sholat Maghrib dimulai. (Effendy)


















