PAREPARE, Cyberpare.com — Warga binaan maupun keluarganya yang datang menjenguk di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Parepare, tidak sedikit mengeluh, lantaran harga barang dagangan yang dijual di koperasi Lapas terbilang mahal.
Salah seorang warga binaan LPKA Parepare, sebut saja Rio (minta disamarkan), menjelaskan, dagangan mahal yang dimaksud seperti, perlengkapan mandi, rokok, mie instan, minuman ringan dan beberapa dagangan lainnya.
“Perbandingan harganya dengan yang dijual di luar, sekitar Rp3 ribu hingga Rp5 ribu per barang,” ujarnya saat dijenguk keluarganya, Selasa (25/9/2018).
Ia mengaku, terpaksa membeli di koperasi Lapas, lantaran ada aturan yang melarang jika barang makanan bungkus atau sejenisnya dilarang masuk ke dalam Lapas.
“Mau tidak mau, kita terpaksa beli di dalam Lapas. Dari pada kebutuhan sehari-hari tidak terpenuhi,” katanya.
Dikonfirmasi hal itu, Kepala LPKA Parepare, Jayadikusumah mengaku, kanting koperasi yang ada di dalam Lapas, dikelola pihak ketiga, yang merupakan pegawai Lapas.
“Saya kan baru disini, tapi setahu saya koperasi itu dikelola pihak ketiga,” bebernya.
Jayadi mengatakan, walau demikian, harga yang dijual di koperasi tidak terlalu berbeda dari harga di luar.
“Misalnya saja mie instan, di sini kita jual Rp3 ribu, dan harga di luar pun sama. Jadi keuntungan kami, sama dengan pedagang yang lainnya di luar sana,” katanya. (di)


















