CYBERPARE.COM, PAREPARE — Pertandingan terakhir pada babak perempat final turnamen sepak bola Walikota Cup 2019, Beringin FC yang berhadapan dengan Bacukiki United dengan skor akhir 2-1. Minggu, 20/10/2019
Dari kemenangan Beringin FC mengantarkannya ke babak semifinal yang akan berhadapan dengan Bhayangkara FC.
Usai pertandingan antara Beringin FC dengan Bacukiki United, sejumlah awak media dari cetak maupun online melakukan wawancara dengan Wali Kota Parepare di dalam lapangan terkait pertandingan yang berlangsung tadi.
Saat salah satu awak media cetak mengajukan pertanyaan kepada Wali Kota Parepare, Taufan Pawe terkait posisinya pada club yang dibintangi anaknya yang bernomor punggung 12 itu tiba-tiba memarahi awak media tersebut.
“Oh tidak ada, jangan memancing dengan pertanyaa seperti itu, inilah media yang tidak benar, saya harus katakan seperti itu,” ucapnya Taufan Pawe dihadapan sejumlah awak media yang melakukan wawancara.
Bahkan Taufan mengatakan kepada awak media untuk di catat kemarahannya terkait pertanyaan yang di ajukan oleh wartawan cetak tersebut.
“Kau bisa catat ini kemarahan saya, ndak boleh itu, kebetulan ada anak saya disitu, salahkah kalau anak saya menyalurkan hobinya,” ucap Taufan dengan nada kesal.
Sikap arogansi Wali Kota Parepare tidak patut di pertunjukkan, seharusnya tenang menjawab pertanyaan yang diajukan awak media.
Seharusnya di era keterbukaan informasi publik sekarang ini, ia tak merasa risih menjawab dan mejelaskan tanpa harus marah-marah, agar masyarakat bisa tau.
Wali Kota Parepare juga seharusnya mempergunakan wartawan sebagai corong menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam Undang Undang (UU) Pers 40 tahun 1999, tentang kebebasan Pers dalam mencari informasi. (uk)


















