Editor : Ardiansyah
PAREPARE, Cyberpare.Com — Praktek suap menyuap yang diduga melibatkan oknum rekanan dan PNS di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare yang sebelumnya ramai diperbincangkan akhirnya berhasil dibongkar Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Parepare.
Tidak tanggung-tanggung, Tim Saber Pungli berhasil menjaring 5 (lima) sekaligus PNS di Pokja ULP dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di ruang ULP. Mereka diduga terlibat kasus suap salah satu proyek yang ditender di ULP.
Kelimanya antara lain Ketua ULP Zulkarnaen, dan anggota Pokja ULP lainnya, Mustadirham yang juga Ketua KNPI Parepare, Dede Alamsyah, Bahman dan Idris. Selain kelima perangkat ULP, Tim Saber Pungli juga mengamankan sejumlah uang tunai.
Kelima tersangak itu, menjalani pemeriksaan di ruang Tipikor Polres Parepare, hingga 10 Jam. Sampai pukul 03:00 Selasa dini hari, tiga diantara lima tersangka diperiksa masih memakai pakaian seragam PNS. Pemeriksaan dipimpin Kanit Tipikor Ipda M Sukri.
“Mereka masih dalam pemeriksaan,” singkat Wakapolres Parepare Kompol Syawal Yusuf yang dihubungi awak media.
Ketua Majelis Pengurus Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Fadly Agus Mante menegaskan akan mengawal proses kasus OTT ini sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami berharap OTT ini bukan sekedar seremonial belaka. Makanya kami akan temui Kapolres untuk memberikan dukungan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Parepare,” tegas pria yang akrab disapa Awienk ini.
Mantan legislator Parepare ini berharap agar proses penanganan kasus ini, aparat tidak “masuk angin” seperti beberapa OTT yang dilakukan sebelumnya tanpa klimaks di meja hijau. “Kita pantau terus dan akan mengawal kasus ini hingga tuntas karena 2 kasus OTT sebelumnya lepas. Setahu saya yang namanya OTT tidak ada namanya tidak cukup bukti,” terangnya. (ardi)


















