CYBERPARE.COM, PAREPARE— Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) X Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI–Polri (FKPPI) Kota Parepare, panitia pelaksana dan panitia pengarah menegaskan komitmen kuat untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Penegasan itu mengemuka dalam forum silaturahmi dan evaluasi persiapan Muscab (Pra Muscab) yang dihadiri unsur Dewan Pembina, pengurus cabang, pengurus rayon, serta perwakilan Koramil di wilayah Kota Parepare. Muscab X FKPPI Parepare dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 31 Januari 2026 dan menjadi momentum penting konsolidasi organisasi di akhir masa kepengurusan periode berjalan.
Ketua Panitia Pengarah (SC) yang juga menjabat Sekretaris PC FKPPI Parepare Tommy Sunarto menegaskan bahwa forum tersebut tidak membahas kandidat ketua, melainkan difokuskan sepenuhnya pada penyamaan persepsi teknis pelaksanaan Muscab. “Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, tanpa kepentingan personal, dan mengedepankan kepentingan organisasi,” ujarnya.
Panitia Pengarah bersama Panitia Pelaksana (OC) menyampaikan bahwa seluruh persiapan utama telah dilaksanakan secara maksimal. Mulai dari penyusunan rancangan materi Muscab, draf keputusan, hingga tata tertib persidangan yang akan di finalisasi dalam sidang paripurna pertama.
Selain itu, proses pendaftaran bakal calon ketua PC FKPPI Parepare telah dibuka sejak 23 Januari hingga 30 Januari 2026. Panitia menegaskan bahwa ruang pencalonan dibuka seluas-luasnya bagi seluruh kader yang memenuhi syarat,serta berkomitmen kuat untuk membesarkan organisasi.
“Banyaknya kader yang berminat maju adalah pertanda sehatnya demokrasi internal organisasi,” kata salah satu pengurus cabang. Menurutnya, kompetisi yang sehat harus tetap berada dalam koridor aturan dan etika organisasi.
Dalam forum tersebut, panitia juga mencatat bahwa tidak semua rayon hadir, hanya rayon Soreang yang diwakili secara resmi. Ketidak hadiran beberapa rayon disebut akan menjadi bahan evaluasi internal dan dilaporkan ke pengurus tingkat daerah.
Meski demikian, panitia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan tidak menjadikan perbedaan pendapat sebagai pemicu konflik berkepanjangan. Komunikasi yang intensif dan terbuka dinilai menjadi kunci agar Muscab dapat berlangsung kondusif dan menghasilkan keputusan yang bermartabat.
Pada Pertemuan Sore ini Ketua PC FKPPI Kota Parepare Dr. HJ Erna Rasyid Taufan, SE, M.Pd.I yang berkesempatan hadir dalam sambutannya mengakui adanya dinamika internal, termasuk perbedaan pandangan yang sempat mencuat dalam komunikasi grup wa organisasi. Ia menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan koordinasi selama masa kepemimpinannya, mengingat tanggung jawab lain yang diemban di luar organisasi.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh undangan kegiatan telah disampaikan kepada rayon secara resmi dan terdokumentasi. Ia juga menekankan pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan ketenangan, klarifikasi, dan verifikasi sebelum mengambil keputusan, sebagaimana nilai-nilai keteladanan yang diajarkan Rasulullah SAW.
Lebih lanjut dia mengingatkan“Dalam konflik internal tidak boleh ada pemenang atau pecundang. Yang ada hanyalah kerugian bersama jika terjadi perpecahan,” tegasnya.
Ketua PC juga menyoroti keterbatasan pertemuan tatap muka dengan rayon yang ada selama dua tahun terakhir akibat pandemi dan dinamika politik nasional, yang berdampak pada pola komunikasi organisasi.
Mengakhiri sambutannya, Ketua PC 1912 menyampaikan harapan agar Muscab X menjadi titik awal penguatan persatuan FKPPI Parepare.
Ia menegaskan bahwa masa jabatannya akan berakhir pada 31 Januari 2026, dan meminta seluruh kader untuk menjaga suasana organisasi tetap sejuk, dewasa dan bermartabat.
“FKPPI harus tetap menjadi rumah besar yang mempersatukan, bukan ruang yang melemahkan,” ujarnya.
Muscab X FKPPI Parepare diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan berintegritas, tetapi juga memperkokoh soliditas organisasi dalam menghadapi tantangan ke depan, sejalan dengan semangat kebangsaan dan pengabdian yang menjadi roh FKPPI sejak berdiri hingga saat ini.(*)


















