banner 728x250

Milad Muhammadiyah di Kota Palopo : Penguatan Dakwah, Inovasi Pendidikan dan Peran Strategis Ummat

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PALOPO – Peringatan Milad Muhammadiyah di Kota Palopo berlangsung khidmat namun penuh energi pembaruan. Ribuan warga, kader, dan simpatisan memenuhi arena peringatan di tengah suasana religius yang menggugah. Momentum milad tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan kembali peran Muhammadiyah sebagai salah satu kekuatan sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, khususnya di kawasan timur.

Dengan tema nasional “Ikhtiar Meneguhkan Sendi Persyarikatan Menuju Indonesia Berkemajuan”, rangkaian kegiatan di Palopo memadukan penguatan spiritual, dialog kebangsaan, dan komitmen peningkatan mutu pendidikan serta layanan sosial.

Dalam sambutannya, pimpinan PDM Palopo menegaskan bahwa tantangan keumatan saat ini semakin kompleks. Arus digital, disrupsi sosial, hingga gesekan intoleransi menuntut kekuatan dakwah yang lebih adaptif dan mencerahkan.

“Muhammadiyah di Palopo tidak hanya hadir sebagai organisasi keagamaan, tetapi sebagai civil society yang wajib memelihara nalar sehat, etika publik, dan moderasi beragama,” ujar salah satu tokoh Muhammadiyah setempat dalam pidatonya.

Pesan tersebut sejalan dengan garis besar program persyarikatan yang terus mendorong dakwah yang inklusif, rasional, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejalan dengan ciri khas gerakan Muhammadiyah, milad tahun ini tak lepas dari aktivitas sosial. Berbagai layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga penyuluhan gizi keluarga digelar bekerja sama dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), rumah sakit, dan lembaga pendidikan di bawah naungan persyarikatan.

Palopo sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan AUM yang signifikan di Luwu Raya. Sekolah-sekolah Muhammadiyah di kota ini aktif mengembangkan kurikulum literasi digital, kewirausahaan muda, dan penguatan karakter.

“Dunia pendidikan harus sigap merespons dinamika zaman. Sekolah Muhammadiyah di Palopo berkomitmen melahirkan generasi berdaya saing, religius, dan berakhlak,” ujar Ketua Majelis Pendidikan.

Milad ini juga menjadi ajang konsolidasi internal. Berbagai agenda rapat koordinasi dan pelatihan kader digelar untuk memperkuat tata kelola organisasi. Transformasi digital menjadi isu penting, mengingat semakin kuatnya kebutuhan dakwah dan layanan publik yang terhubung dengan teknologi.

Muhammadiyah Palopo mendorong penggunaan aplikasi administrasi terintegrasi, sistem informasi AUM, hingga platform dakwah digital yang ramah anak muda.

“Ke depan, gerakan dakwah harus hadir di ruang-ruang digital tanpa kehilangan substansi,” demikian penegasan salah satu narasumber dalam dialog kebangsaan.

Kota Palopo, yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan pergerakan di Luwu Raya, dipandang sebagai wilayah strategis bagi pengembangan Muhammadiyah di kawasan timur. Melalui milad ini, persyarikatan menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan komunitas masyarakat.

Peringatan diakhiri dengan doa kebangsaan dan harapan agar Muhammadiyah terus menjadi pelopor gerakan pencerahan menghadirkan Islam yang berkemajuan, membangun masyarakat yang sehat, cerdas, mandiri, serta menjadi mitra strategis pembangunan daerah.

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *