CYBERPARE.COM, MOROWALI – Akhir- akhir ini Kabupaten Morowali dilanda gempa beberapa kali.Terakhir, Rabu (7/6/2020) kembali gempa dengan kekuatan 5,0 SR. Berdasarkan laporan BMKG yang beredar, pusat gempa berada di sekitar Desa Keurea dan Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi pada kedalaman 22 km.
Kemudian sekitar pukul 18.39 Wita, gempa susulan kembali terjadi. Berdasarkan informasi BMKG yang beredar, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski begitu,0 masyarakat tetap diimbau untuk selalu waspada.
Sesuai pantauan Cyberpare.com, pada saat gempa terjadi warga masyarakat panik hingga meninggalkan rumah tempat tinggalnya dan menutup kios yang ada di sepanjang jalan trans sulawesi. Mereka memilih mengungsi di tempat dataran tinggi, antara lain di komplex perkantoran camat Bahodopi, Mesjid trans Bahomakmur, dan bahkan sekitar 100 orang di jalan houling PT. Bintang Delapan Mineral( BDM) pos kilo 6.
Seusai gempa terjadi angin kencang yang disertai hujan lebat juga melanda Kecamatan Bahodopi sehingga warga masyarakat semakin panik karena PLN padam.
Beberapa titik lokasi tempat warga mengungsi, sekitar pukul 2 Wib dini hari mereka tetap bertahan dan tidak mau pulang ke kos-kosan. Salah seorang warga mengatakan, kami belum mau balik ke kos-kosannya. “Biarlah kami mengungsi sementara di sini karena kita tidak tau akan ada gempa susulan. Lebih baik waspada,” tuturnya.(iful).


















