banner 728x250
DAERAH  

Panen Lebih Awal, Pasok 6.000 Ton Beras di Wilayah Luwu

banner 120x600
banner 468x60

LUWU, Cyberpare.com — Empat Kecamatan di Kabupaten Luwu  Sulawesi Selatan, Jumat sore  (19/1/2018) memasuki masa panen awal tahun 2018. Keempat kecamatan tersebut masing masing Kecamatan Bua,  Kecamatan Suli, Kecamatan Bajo dan Kecamatan Larompong.

Dari empat kecamatan yang mengalami musim panen tersebut,  terdapat seribu hektar lahan sawah dengan serapan gabah kering panen mencapai 6.000 Tonu

Masa panen awal petani di Luwu  menjadi penyumbang tambahan pasokan beras untuk menghadapi kekhawatiran akan terus naiknya harga beras di pasaran  akibat kurangnya pasokan beras yang masuk di pasar.

Menurut petani Jasri, di Desa Lare Lare, Kecamatan Bua, mengatakan, produksi padi tahun ini berkurang dari sebelumnya akibat faktor hama dan cuaca yang menyebabkan jadual tanam bergeser atau mundur dari jadual tanam yang telah direncanakan para petani  sebelumnya.

“Biasanya dalam satu hektar dapat 7 sampai 9 ton per hektar, namun kali ini hanya bisa dapat 6 ton per hektar, akibat debit air berkurang, dan adanya serangan hama,” ujarnya

Sementara itu, Penyuluh pertanian Kecamatan Bua, Abdullah, mengatakan produksi menurun karena pergeseran musim tanam terjadi akibat faktor cuaca.

“Faktor utama yang terjadi di tingkat petani sampai terjadi penurunan produksi karena iklim dan serangan hama penyakit yakni hama tikus dan penggerek batang,” katanya.

Lanjut Abdullah, pihak Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan Bua terus melakukan pembinaan terhadap petani tidak mengalami gagal panen.

“Agar petani tidak mengalami gagal panen dan produksi padi petani meningkat, pihak BPP terus melakuka pembinaan intensif  mengingat faktor cuaca dan hama menjadi kendala petani setiap tahunnya di Luwu  yang menyebabkan menurunnya produksi gabah” jelasnya.(Amran / Effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *