banner 728x250

Parfum Dari Barcelona Menyapa Parepare, Edukasi Industri Wewangian Di Bedah Dari Hulu Ke Hilir

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Industri parfum global yang selama ini identik dengan kota-kota mode Eropa kini semakin dekat dengan masyarakat daerah. Hal itu tercermin dalam workshop yang digelar Parfarome Academy di Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan wawasan komprehensif tentang industri wewangian mulai dari proses kreatif hingga strategi bisnis yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah, termasuk Polewali Mandar, Sidrap, Pinrang, Barru dan Kota Parepare sendiri.

Workshop ini merupakan bagian dari ekspansi edukatif Chemarome, perusahaan fragrance berbasis di Barcelona, Spanyol, yang telah berpengalaman lebih dari 25 tahun dalam merancang, mengembangkan, dan memproduksi wewangian untuk berbagai kebutuhan. Melalui Parfarome Academy, perusahaan tersebut secara konsisten menyasar kota-kota besar hingga wilayah non-metropolitan di Indonesia.

Dalam sesi utama, pemateri memaparkan struktur industri parfum yang selama ini jarang diketahui publik. Ia membedakan dua peran kunci dalam proses penciptaan parfum: perfumer (pembuat parfum) dan evaluator.parfaromeacademy

Perfumer bertugas meracik formula berdasarkan keahlian khusus, sementara evaluator berperan menilai hasil racikan agar sesuai dengan preferensi pasar. Dalam konteks Indonesia, evaluator lokal menjadi krusial untuk menjembatani selera konsumen domestik dengan formula yang dikembangkan di pusat produksi, seperti di Barcelona.

Tak hanya itu, peserta juga diperkenalkan pada definisi teknis parfum sebagai campuran kompleks senyawa aromatik, pelarut, dan komponen penunjang lain. Penggunaannya pun tak terbatas pada tubuh, tetapi juga merambah produk rumah tangga seperti pewangi ruangan dan laundry.

Salah satu materi yang paling menarik perhatian adalah penjelasan mengenai struktur parfum yang terdiri dari tiga lapisan utama:
Top notes, aroma awal yang ringan dan cepat menguap (10–15 menit),
Middle notes, karakter utama parfum yang bertahan 4–6 jam,
Base notes, penentu daya tahan aroma yang bisa bertahan hingga 48 jam.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa parfum bukan sekadar wangi, melainkan hasil rekayasa ilmiah berbasis komposisi molekul.

Selain itu, pemateri juga memperkenalkan fragrance wheel klasifikasi aroma dalam industri parfum. Kategori klasik seperti floral, woody, oriental, dan fresh kini berkembang dengan tambahan seperti gourmand (aroma makanan), spicy, aquatic, hingga powdery.

Diskusi semakin mendalam ketika membahas bahan baku parfum. Terdapat tiga kategori utama: bahan alami, isolat, dan sintetis.

Pemateri menekankan bahwa bahan sintetis kerap disalahpahami sebagai murah dan berkualitas rendah. Padahal, beberapa senyawa sintetis justru memiliki harga tinggi karena proses produksi yang kompleks serta dilindungi paten.

Keunggulan bahan sintetis antara lain stabilitas tinggi, konsistensi antar produksi, serta kekuatan aroma yang lebih terkontrol. Sebagai contoh, senyawa ambroxan dikenal memiliki karakter hangat menyerupai amber dan banyak digunakan dalam parfum kelas dunia.

Beberapa parfum ikonik seperti Chanel No. 5 dan Dior Sauvage disebut sebagai contoh produk premium yang memanfaatkan bahan sintetis secara signifikan, tanpa mengurangi nilai jualnya.

Sebaliknya, bahan alami juga memiliki tantangan tersendiri. Untuk menghasilkan satu kilogram minyak mawar murni, misalnya, dibutuhkan hingga 5 ton kelopak mawar yang dipanen dalam waktu terbatas. Proses ini membuat bahan alami sangat bergantung pada musim dan ketersediaan sumber daya.
Mengapa Parfum Berbeda di Setiap Orang?
Sesi interaktif mengupas fenomena umum: mengapa parfum yang sama bisa menghasilkan aroma berbeda pada setiap individu.

Pemateri menjelaskan bahwa faktor utama terletak pada:
jenis kulit dan pH,
tingkat produksi keringat,
aktivitas harian (indoor vs outdoor),
serta metabolisme tubuh.
Konsep SFL (Sillage, Projection, Longevity) juga diperkenalkan untuk mengukur performa parfum. Sillage menggambarkan jejak aroma, projection menunjukkan seberapa jauh aroma menyebar, sementara longevity berkaitan dengan daya tahan parfum.

Tak berhenti pada teori, workshop ini juga membedah aspek teknis produksi parfum. Urutan pencampuran bahan menjadi faktor krusial dalam menentukan kualitas akhir. Minyak wangi harus dicampur terlebih dahulu dengan alkohol sebelum ditambahkan air, guna menghindari kekeruhan dan endapan.

Produk yang telah diracik kemudian perlu melalui proses macerasi, yakni masa istirahat agar molekul menyatu secara optimal. Selain itu, penyimpanan juga menjadi faktor penting paparan panas dan sinar UV dapat merusak kualitas parfum secara signifikan.

Di balik aspek teknis, workshop ini juga mengungkap strategi bisnis yang dijalankan perusahaan. Sejak masuk ke Indonesia pada 2015, Parfum Most—mitra dalam program ini aktif membangun jaringan distribusi nasional.

Menariknya, ekspansi tidak hanya difokuskan pada kota besar, melainkan juga wilayah seperti Parepare. Strategi ini didasarkan pada peluang pasar yang lebih terbuka dan tingkat persaingan yang relatif rendah.

Tahun lalu, program Parfarome Academy telah menjangkau 58 kota, dan pada 2026 ditargetkan menyentuh sedikitnya 65 kota di seluruh Indonesia. Pendekatan yang digunakan menggabungkan pemasaran digital dengan interaksi langsung, guna membangun kepercayaan dan koneksi emosional dengan konsumen.

Workshop ini bukan sekadar ajang berbagi ilmu, tetapi juga membuka peluang bisnis baru di sektor kreatif. Dengan pendekatan edukatif, peserta didorong untuk memahami bahwa industri parfum bukanlah domain eksklusif, melainkan bidang yang dapat diakses dengan pengetahuan dan strategi yang tepat.

Di tengah pertumbuhan industri gaya hidup dan personal care di Indonesia, inisiatif seperti ini menjadi jembatan penting antara teknologi global dan potensi lokal. Parepare, yang mungkin sebelumnya berada di pinggiran peta industri parfum, kini justru menjadi bagian dari arus besar transformasi tersebut.

Pada akhirnya, aroma bukan hanya soal wangi ia adalah perpaduan sains, seni, dan strategi bisnis yang terus berkembang, bahkan hingga ke kota-kota yang selama ini luput dari sorotan.

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *