banner 728x250

Pekat IB Parepare Soroti Parkiran Pasar Lakessi Yang Berbuntut Pertikaian

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Perkerkelahian yang terjadi pagi kemarin di Pasar Lakessi yang berbuntut pertikaian antara petugas parkir Dinas Perhubungan Parepare dengan seorang oknum ASN

Yang mana petugas parkir Dishub ini merupakan orang dari luar yang diberdayakan oleh oknum Dishub Parepare.

Kejadian pagi tadi terjadi aksi kejar-kerjaran parang yang tak diketahui penyebab terjadinya permasalahan tersebut.

Kejadian tersebut mendapat sorotan Ketua Ormas Pekat IB Parepare, Hj Nurtiaty Syam menanggapi hal tersebut mengatakan, tidak mungkin terjadi kejadian
seperti ini jika Dishub tegas.

“Ini seakan-akan ada bentuk kesengajaan membenturkan warga masyarakat disana, disisi lain masyarakat yg lahir besar disekitar Pasar Lakessi di singkirkan, yang hanya mencari sesuap nasi di kampungnya sendiri (Lakessi) dengan dalil mereka preman,tapi disisi lain Dishub malah mendatangkan kelompok-kelompok orang dari luar untuk membantu pekerjaan mereka jadi tukang parkir disana,” ujarnya, Kamis 23/4/2020.

Menurut dia, harusnya Dishub merangkul dan memberdayakan mereka-mereka warga sekitaran Pasar Lakessi untuk diberdayakan sebagai tukang parkir yang menjaga kampungnya sendiri.

“Atau Dishub berlaku adil menggunakan tenaga kedua kelompok tersebut atau sekaligus tidak menggunakan tenaga dari luar, sehingga Dishub sendiri yang mengelola lahan parkir tersebut agar tidak ada kesan diskriminasi perlakukan kepada kedua kelompok tersebut,” terang Hj Enge sapaannya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa sudah beberapa bulan terakhir semenjak Dishub mengambil alih perparkiran di Pasar Lakessi sudah beberapa kali menimbulkan permasalahan.

“Ini menandakan bahwa pihak Dishub tidak pernah memperhatikan dan memikirkan kesenjangan-kesenjangan sosial yang akan terjadi bila salah mengelola dan memberdayakan orang untuk kepanjangan tangan mereka mengatur parkir,” tegas Hj Enge.

Sementara Kepala UPTD Parkir Dishub Parepare, Aryun Handayana menuturkan, sesuai petunjuk walikota untuk meminimalisir preman yg banyak di Pasar Lakessi agar Dishub mengambil alih perparkiran di Lakessi.

“Ini sudah satu minggu diambil alih oleh Dishub, dengan catatan untuk jukir tetap memakai atau membina warga yang bertempat tinggal disekitar situ (Lakessi),” ucapnya.

Sementara, saat dikonfirmasi melalui via Whatsappnya, Kapolsek Soreang, AKP Murwanto mengatakan, Permasalahan Pasar Lakessi ditangani Reskrim Polres Parepare.

“Di Polsek hanya buat laporan dari lelaki Pallung dan diserahkan di Reskrim,” terangnya. (UK)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *