PAREPARE, Cyberpare.com — Program salah satu Televisi.Swasta di Tanah Air, di Protes Ormas Pekat IB. Melalui Sekjendnya. Nasrum Lacinta.
Melalui Press Releasenya, Sekjend Pekat IB. Mengaku, Program acara televisi “Dahsyat” dipandu artis Felicya Angelista, menuai kecaman keras berbagai pihak karena dinilai melanggar kesopanan terhadap lembaga TNI AD, karena menyajikan acara lomba makan donat dengan tali diikat yang pesertanya kebetulan salah satu anggota TNI AD dan ibu Persit yang dinyatakan merendahkan Institusi.
Menindak lanjuti laporan ke Mabes Polri terhadap pemandu acara dan produser program Dahsyat, Sekjen Pekat IB, H. Nasrun Latjinta, Program acara Dahsyat itu harus segera dievaluasi pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena sudah beberapa kali membuat program acara yang secara etika ketimuran sangat melanggar.
“Makanan dengan kaki, kemudian dimakan prajurit berseragam itu sangat melecehkan institusi TNI, utamanya TNI AD. Secara adat ketimuran, makanan dengan kaki itu juga sangat jauh dari nilai kesopanan, dimana cara berpikir para pembuat acara tersebut, tindakan seperti itu sungguh sangat kebablasan dan para pemandu acara sangat terhibur dengan acara itu” timpalnya.
Dijelaskannya, apa yang dilakukan Ormas Pekat IB merupakan suatu pembelajaran bagi semua pihak dan para pembuat program acara lainnya agar kedepannya tidak ada lagi hal yang serupa, harus berupaya selalu mengedepankan etika dan kesopanan demi menghargai semua pihak terlebih kepada yang membela Negara kita.
Soal dimaafkannya atas kejadian tersebut, pihaknya tetap memaafkan namun laporan hukumnya tetap berproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Kita berharap, kedepannya tidak ada lagi stasiun TV di Indonesia membuat acara yang aneh-aneh” terangnya. (Shulk / Effendy)


















