banner 728x250

Pembangunan Drainase  “Tembok Lopie” Hilangkan Jejak Pembangunan Walikota I Parepare

banner 120x600
banner 468x60

Laporan : Agustin Effendy

PAREPARE, — Tembok Lopie, salah satu bangunan yang cukup membanggakan masyarakat Parepare dijamannya. Tembok Lopie disebut sebut hanya sepadan dengan beberapa bangunan yang dinilai megah kala itu, salah satunya adalah Bangunan Sumur Umum “Bujung Loangge” yang hilang ditelan masa, tak jauh dari lokasi bangunan Tembo Lopie saat ini.

Tembok Lopie, berupa Sepasang Dukker Jembatan diatas sungai yang didesain Pemerintah menyerupai Perahu Pinisi, dengan Arsitek kuat dan berbingkai. Mungkin kalah itu Walikota I Parepare,  Andi Mallarangeng termotifasi dari letak Geografis Parepare yang berhadapan langsung dengan laut, dan sebahagian penduduknya berprofesi sebagai Nelayan.

Kini “Tembok Lopie” hanya berupa sepasang Dukker yang mengapit jembatan diatas selokan (yang dulunya sungai- menjadi alur drainase utama) yang menghubungkan Jalan Belibis dengan ruas jalan lainnya di Kelurahan Ujung Baru Kecamatan Ujung Kota Parepare.

Pembenahan Trotoar diatas Drainase, sepanjang sisi jalan Panca Marga, berdampak pada “Tembo Lopie” dimana Pihak Perencana Pembangunan merancang Pembangunan Trotoar itu lebih tinggi, dan Rancangan itu mempengaruhi Posisi Tembo Lopie, tidak lagi menonjol karena deretan  pembangunan Trotoar sejajar dengan posisi Tembo Lopie.

Muh. Gunawan, salah seorang Tokoh Masyarakat Jalan Belibis Kepada Media mengatakan,  “ Selaku masyarakat sudah sepantasnya, mempertahankan Tembo Lopie yang termasuk salah satu Bangunan Tua di Kota Parepare, Jadi Rancangan Pembangunan Trotoar yang mengancam pembongkaran dan di tenggelamkan atas Pembangunan Trotoar diatas Drainase dianggap Keliru” Ungkap Gunawan.

Hal yang sama diutarakan Nur Kaswori, salah satu Tokoh Pemuda, menurutnya, “Tembo Lopie ini termasuk Ikon Kota Parepare dijamanya, Sejumlah Masyarakat tidak mengenal Jalan Belibis, Ia lebih mengenal Tembo Lopie, sehingga kalau dihancurkan karena akan dibuat Trotoar tentu Tembo Lopie hanya tinggal kenangan, sedangkan kita ketahui bersama ada beberapa bagian sejarah di Kota Parepare ini yang sudah tidak ada, antaranya Bujung Loangge,  dan menyusul Tembo Lopie yang kini sudah di bongkar” ujar Nur Kaswori.

Abd.Samad, Warga Sekitar juga mengaku, jika Tembo Lopie ini, merupakan Program Pembangunan Walikota I Parepare Andi Mallarangeng, saat itu Pemerintah Kota Madya Parepare juga membangun Fasilitas umum tak jajh dari Lokasi Jembatan Tembok Lopie berupa Sumur Umum yang dikenal sebagai “Bujung Loangge” dan kini Nasib Bujung Loange Hilang Ditelan waktu, hanya sisa sisa bangunan dan lahan kosong di Eks.Bangunan Bujung Loangge kini, ujar Kakek pensiunan Pemkot Parepare 8 tahun lalu ini.(effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *