banner 728x250

Pemerintah Malaysia Deportasi TKI Sebanyak 117 Orang ke Nunukan

banner 120x600
banner 468x60

Ketgam: Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Nunukan, Arbain.

NUNUKAN, CYBERPARE.COM. — Pemerintah Malaysia kembali mendeportasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal sebanyak 127 Orang dari Pelabuhan Tawau, Sabah, Malaysia melalui laut dengan menggunakan kapal cepat ke Pelabuhan International Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (21/8/19).

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Nunukan, Arbain menjelaskan, TKI ilegal yang dideportasi kali ini adalah TKI asal Kota Kinabalu, Malaysia.

Arbain menjelaskan, TKI asal Kota Kinabalu tersebut terdiri dari 99 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. Dari data yang kami, kata Bain, seharusnya TKI yang harus diterima sebanyak 266 orang. Karena jumlahnya terlalu banyak, katanya, sehingga pengirimannya dilakukan dua tahap. “Jadi pengiriman tahap pertama, Rabu (21/08) sebanyak 117 Orang dan tahap kedua sebanyak 149 orang, Kamis (22/08),” ujar Arbain.

Lanjut Arbain, Mereka dipulangkan karena beberapa kasus seperti Ilegal tanpa dokumen sebanyak 69 orang, over stay 30 orang dsn 18 orang masa izin tinggalnya habis.

“Setelah di data pihak Imigrasi, mereka akan diberikan arahan oleh pihak Kepolisian. Setelah itu baru kita bawa ke penampungan sementara di Rusunawa Nunukan,” jelas Arbain.

Dikatakan Arbain, malam ini mereka kita istirahatkan dulu di Rusunawa dengan penjagaan ketat oleh Satpol PP dan TNI. Besok baru dilakukan pendataan dan penjaminan.

Menurut, Arbain, selama tiga hari kita lakukan pendataan dan penjaminan, khususnya bagi mereka yang ingin kembali bekerja di Malaysia kita serahkan ke PPTKIS untuk mengurus dokumen.

“Adapun yang ingin pulang kampung, kami fasilitasi untuk memberikan ongkos pulang atau jika yang ingin bekerja di Nunukan kita akan bantu carikan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” ungkap Arbain. (Anto/pcl/cyber).

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *