banner 728x250

Pemkab Nunukan Waspadai Penimbunan Sembako

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM,NUNUKAN, – Penutupan akses keluar masuk Sabah oleh Pemerintah Malaysia akibat wabah virus covid-19, Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara perlu mewaspadai adanya penimbunan bahan pangan oleh oknum pengusaha lintas batas maupun pedagang atau agen, Rabu (18/3/2020).

Terkait dengan potensi upaya penimbunan tersebut, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Nunukan, Muhtar mengatakan, pihaknya memang telah mewanti-wanti sejak awal jika virus corona ini melanda Indonesia ataupun Malaysia bakal ada yang memanfaatkan situasi dengan mengurangi distribusi sembako di pasar.

“Memang ada peluang oknum-oknum bisa menimbun atau menyimpan dulu barangnya dengan memanfaatkan kurangnya pasokan dari Malaysia karena virus corona ini.Tapi kami sudah mengantisipasinya , sudah menghubungi teman di Pulau Jawa yang siap memasok kesini kalau itu terjadi,” kata Muhtar.

Dampaknya adalah dapat dipastikan harga akan melonjak tajam karena kurangnya ketersediaan di pasar-pasar. Oleh karena itu, ia menegaskan, Pemkab Nunukan telah berkomitmen mengantisipasi dengan berusaha mendatangkan produk dalam negeri dari Pulau Jawa.

Sebagaimana diketahui, kebutuhan pangan masyarakat di daerah itu sebagian masih bergantung pada produk Malaysia utamanya gula pasir dan minyak goreng.

“Telah menentukan langkah antisipasi dengan menghubungi pengusaha atau pabrikan untuk memasok bahan pangan yang dibutuhkan ketika Malaysia menutup akses.” tegasnya Muhtar

Pemerintah Malaysia telah mengumumkan penutupan akses keluar masuk ke negaranya akibat mewabahnya covid-19 di Negeri Sabah hingga mencapai hampir 200 kasus dan beberapa diantaranya telah dinyatakan positif.

Penutupan akses keluar masuk ini tentunya banyak mempengaruhi kondisi perekonomian di Kabupaten Nunukan sebagai daerah yang perbatasan langsung dan ketergantungan produk Malaysia.(Anto)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *