Ketgam : Makmur M Raona, SH
CYBERPARE.COM,PAREPARE- Pengangkatan pakar dan ahli di DPRD Parepare menuai pertanyaan dan kritik dari berbagai pihak. Pasalnya, proses pengangkatan tersebut dianggap tidak melalui seleksi yang transparan dan objektif.
Hal ini disampaikan oleh Makmur M Raona, SH, yang menilai bahwa pengangkatan pakar dan ahli harus dilakukan melalui proses seleksi yang ketat dan transparan untuk memastikan bahwa mereka yang dipilih benar-benar memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai,Ujarnya, Jumat,18 Juli 2025.
Menurut Makmur, penunjukan tim pakar dan ahli tentu akan berimplikasi pada penyediaan anggaran.
Jika dasar hukum penunjukan ahli tidak jelas, maka bagaimana cara penggajian tim pakar dan ahli akan dilakukan.
Kritik dan pertanyaan ini muncul karena proses pengangkatan pakar dan ahli di DPRD Parepare dianggap tidak jelas dan tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.
DPRD Parepare diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait proses pengangkatan tersebut untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dengan demikian, masyarakat dapat memahami proses pengangkatan pakar dan ahli serta penggunaan anggaran yang terkait. Namun, Sekretaris DPRD, Arifuddin Idris, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan(*)


















