banner 728x250
DAERAH  

Percepatan Pembangunan Desa, Pemda Gelar Inovasi Desa

banner 120x600
banner 468x60

LUWU, Cyberpare.com —  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia melalui Pemerintah Kabupaten Luwu, menggelar Bursa Inovasi Desa guna mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Luwu.

Program Bursa Inovasi Desa yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Luwu ini secara resmi dibuka. Bupati Luwu Andi Mudzakkar. Kegiatan yang diikuti Kepala Desa dan BPD se Kabupaten Luwu dipusatkan di Gedung Simpurusiang, Jl Jendral Sudirman, (Kompleks Pemkab Luwu), Kelurahan Senga, Kabupaten Luwu, Sulsel. Kamis 28 Desember 2017.

Kegiatan yang dihadiri, Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Wabup Luwu, Amru Saher, Kabag Ops Polres Luwu, Kompol Herman Paral, Kajari Belopa, Gede Edy Bujanayasa, Kepala DPMD Luwu, Masling Malik, Kadis Pertanian Andi Pangerang, serta Tokoh Masyarakat se Kabupaten Luwu.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Andi Mudzakkar, menyampaikan memang Pemerintah Kabupaten Luwu terus berupaya untuk memaksimalkan dana transfer Desa yang besar ke tiap Desa. Dimana transfer Dana Desa di provinsi Sulsel mencapai 1,89 Triliun, mengingat hal itu betul-betul menjadi perhatian Pemerintah dalam mengotimalkan pengelolaan Dana Desa ini.

“Salah satu cara dalam mengotimalkan dana Desa ini yakni melakukan inovasi yang lebih kreatif sesuai dengan potensi di Desa masing-masing, dimana desa harus harus bisa melakukan kreatifitas beruapa rekayasa yang nantinya bisa menjadi nilai tambah dalam peningkatan penhahasilan per Kapita masyarakat di tiap Desa,” ucap, Andi Mudzakkar.

Andi Mudzakkar, menyampaikan inti dari jendela bursa inovasi Desa ini yakni MELIHAT, dalam hal ini melihat secara langsung potensi yang ada, usai dilihat Selanjutnya BERPIKIR apa yang harus dilakukan untuk mengelola potensi ini, selanjutnya TIRU dan bertindak.

“Dalam menginovasi Desa intinya ada tiga hal pertama Lihat, Pikir, Tiru dan berani untuk berbuat itu intinya tidak ada yang lain,” jelasnya.

Kepala DPMD Luwu, Masling Malik, menyampaikan, Bursa Inovasi Desa ini bukan pameran barang tapi pameran Ide dan Gagasan dimana menjadi ajang bagi pemerintah Desa bertukar pemikiran dan pengetahuan inovasi dalam pembangunan Desa.

“Mengingat petingnya Bursa Inovasi menjadi ajang berbagi pengetahuan anatar pemerintah desa dalam pembangunan di tiap desa, Tujuan utama bursa inovasi, pertama membangun komiitmen replikasi jika peserta atau kepala desa melihat ada ide yang bersusaian dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat kedua menjadi duplikasi yang belum terjadi ide-ide yang belum terkomendasikan atau terlaksana dapat diserap yang nantinya disajikan dalam menu inovasi,” jelas, Masling Malik.(Amran / Effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *