PALOPO, Cyberpare.com — EN Seorang Ibu muda di Sulawesi Selatan bersama anak perempuannya ZR (1), beberapa tahun terakhir, terus berjuang memenuhi kebutuhan anaknya, dari perkawinan Sirinya dengan Basuki Isnawan, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kutai Timur, Sangatta, Provinsi Kalimantan Timur, Perempuan EN (30) menilai (BI) menelantarkan buah hatinya, dari hasil pernikahan sirinya itu.
Kepada sejumlah media, (EN) menuturkan jika Ia menikah secara siri dengan Basuki Isnawan, September 2015 lalu. Basuki Isnawan, diketahui bertugas di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di Kutim.
Pernikahan siri itu kata EN, disaksikan salah seorang Pimpinan Ketua Partai Keummatan di Kutim, Bakri Hadi. Dari pernikahan EN dan Basuki, dikaruniai putri bernama ZR, yang saat ini berusia 1 tahun lebih.
“Kami menikah siri september 2015 disaksikan sahabatnya Bakri Hadi, dari pernikahan kami, melahirkan seorang anak yang kini berusia 1 tahun” Aku EN.
EN menceritakan, saat putrinya ZR berusia 6 bulan, Basuki Isnawan sudah tidak pernah lagi memberi nafkah hingga detik ini bahkan tidak mengakui jika ZR adalah darah dagingnya sendiri.
”Semenjak saya hamil Basuki masih menafkahi, Namun sejak anak saya berusia enam bulan, Ia enggak pernah lagi beri nafkah lagi bahkan tidak ada kabarnya, Saat masih bersama, Ia (Basuki Isnawan) pernah janji kalau akan nikah di KUA (Kantor Urusan Agama) nantinya,”ungkap Ibu Muda yang bekerja di salah satu Perusahaan Swasta ini.
Dijelaskan EN. Sikap Basuki, yang tidak
mengakui ZR sebagai anaknya, Ia (EN) akhirnya mengadukan hal ini ke Bupati Kutim. Ismunandar. Dengan harapan Ismunandar menindak tegas Basuki sebagai bawahannya. Namun Ismunandar tak bisa banyak membantu.
“Saat saya hubungi Bupati Kutim. Ismunandar, Ia hanya menjawab, “Basuki Sudah dipanggil tapi kalau Dia, tidak mau tanggung jawab laporkan saja, saya masih banyak kerjaan,” terang EN menirukan bahasa Ismunandar.
Karena tau sikap Basuki yang enggan bertanggung jawab, EN kemudian meminta Bakri Hadi menjadi mediator ke Basuki. Namun Upaya mediasi antara EN dengan Basuki juga gagal dilakukan Bakri. Bakri, mengungkap kepada EN jika Basuki enggan mengakui keberadaan ZR sebagai anaknya.
“Ada apa Basuki, tidak mengakui jika ZR anak yang lahir dari Perkawinan Siri kami adalah anaknya, saya bahkan siap Tes DNA untuk membuktikan hal itu, karena Dia, Basuki sudah merusak nama baik dan memfitnah saya,“ terang EN.
Bahkan, EN mengingat janji Basuki jika Basuki yang menjabat sebagai Kasi Dispora Kutim itu akan menafkahi ZR sebagai darah dagingnya, janji itu juga dikatakan Basuki kepada orang tua EN di Sulawesi Selatan.
Dikisahkan EN, Ia pernah ingin mengakhiri hubungan dengan Basuki, namun hal itu urung dilakukan sebab lelaki asal Kutim itu juga berjanji memperbaik hubungan.
“Terakhir janjinya, mau menanggung semua kebutuhan buat anak dan diakuinya kepada kedua orang tua saya, bahkan dia siap mundur dari jabatannya agar kami bisa bersama. Tapi sampai sekarang belum ada titik terang untuk masa depan anak kami,” ungkap EN mengisahkan.
EN yang memperjuangkan kelangsungan hidup anaknya itu, selalu ingat ucapan dan Janji – janji Ayah kandung anaknya itu, Bahkan Jani janji Basuki yang dikirim melalui SMS maupun pesan suara, disimpanya dengan baik, Apabila Basuki tidak mengakui dan masih menelatarkan ZR buah hatinya, EN berjanji menempuh jalur hukum.
“Saya siap melakukan dengan jalan apapun untuk keadilan anak ku, dan sampai sekarang masih ada bukti sms rekaman janji – janjinya di hp saya,” tegas EN.(Eka / Effendy)


















