PAREPARE, Cyberpare.Com — Penetapan status tersangka terhadap Ketua KNPI Mustadirham dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli menuai reaksi dari pengurus OKP yang bernaung di KNPI.
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Parepare dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua Nurham Sadiq dan Sekretaris Muh Aidil, Kamis 3 Agustus merasa sangat prihatin melihat kondisi sosial dan penegakan hukum di Kota Parepare akhir-akhir ini.
Dimana terlibatnya lima Aparat Sipil Negara Kota Parepare pada OTT tim Saber Pungli, Senin 30 Juli yang diantaranya Ketua KNPI Kota Parepare dan Ketua ULP kota.
“Untuk menjaga stabilitas dan berkembangnya opini yang melemahkannya penegakan supremasi hukum, PMII Parepare mendukung penuh Tim Saber Pungli serta akan mengawal proses hukum yang berlaku hingga tuntas.
Meminta kepada penegak hukum untuk tidak pandang bulu serta komitmen dan konsisten dalam mengungkap seluruh pihak yang terlibat,” kata Nurham dalam pernyataan sikapnya.
PMII juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif mengawal proses hukum kasus pungli di kota Parepare.
Mengimbau kepada khalayak umum untuk tidak bermain opini demi melemahkan penegakan supremasi hukum yang dilakukan oleh Polres Parepare.
Termasuk mengimbau kepada masyarakat, pemuda NU khususnya kader PMII Parepare mengedepankan nilai-nilai, etika, moral dan Nilai Dasar Pergerakan PMII dalam menyikapi Kasus yang menjerat lima ASN.
Poin terakhir pernyataan PMII meminta kepada Ketua KNPI kota Parepare Mustadirham untuk mundur dari jabatannya.”Ini sebagai upaya menjaga marwah dan komitmen kepemudaan,” tegasnya.(*)


















