Editor : Ardiansyah
PAREPARE, Cyberpare.Com — Polemik di pusaran kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli yang kini berproses di Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Parepare, terindikasi kuat dalam penanganannya ada campur tangan penguasa (Walikota).
Dalam perjalanan proses kasus OTT, terdapat beberapa kejanggalan yang mengarah adanya intimidasi yang diduga dilakukan “orang besar” terhadap penyidik Tipikor Polres yang ditengarai bekerja dibawah tekanan.
Sejak kasus OTT bergulir, santer dikabarkan akan dilakukan mutasi terhadap penyidik Polres Parepare. “Jika benar isu yang tengah santer berkembang bahwa ada mutasi penyidik, maka mutasi itu terindikasi “dibeli” untuk kepentingan pejabat tertentu,” terang Ketua LSM Mahatidana, Rudy Najamuddin, Rabu (16/8/2017).
Dikatakannya, LSM Mahatidana menuntut polisi bekerja secara profesional dan tidak terintimidasi oleh Walikota. “OTT di ULP sangat tepat dijadikan penyidik sebagai pintu masuk menelusuri keberadaan upeti 17 persen dari kontrak pekerjaan. Dugaan keterlibatan Kepala Badan Keuangan Daerah Nasarong dan Kepala Bagian Pembangunan Muh Ansar harus ditindaklanjuti polisi,” pungkasnya. (ardi)


















