PAREPARE, Cyberpare.com – Kelangkaan Gas jenis Subsidi, di Parepare akhi-akhir ini, membuat sebagian masyarakat Kota Parepare mengeluh, selain langka, harga gas melon itupun melonjak naik, Kondisi ini membuat Prihatin Ketua Organisasi Mayarakat Laskar Merah Putih Kota Parepare.
H.Syamsul Latanro, Ketua LMP.Kota Parepare meminta kepada pihak pemerintah agar tidak hanya melakukan pengawasan saat pendistribusian saja, namun juga melakukan pengawasan di rumah-rumah makan maupun cafe skala resto yang ada di Parepare.
“Kami mencurigai langkanya gas elpiji 3 kg ini disalurakan keluar daerah tetangga, ini banyak juga digunakan pengelola rumah makan dan cafe-cafe besar, skala resto” jelas Ketua LMP Parepare, H. Syamsul Latanro.
Dari indikasi ini, H. Syamsul Latanro, berharap, selain kepada pihak Pemerintah dalam hal ini Dinas Perdagangan (Disperindag), pihaknya pun berharap kepada pihak Kepolisian untuk turun tangan menyikapi hal ini.
“Kami berharap juga pihak Kepolisian turun tangan terhadap langkanya gas 3 kg ini, sebaiknya dilakukan razia di rumah-rumah makan maupun cafe-cafe besar yang ada di Kota Parepare,” Harap H. Syamsul Latanro.
Sebelumnya pihak Perdagangan Memberikan warning kepada Sejumlah penjual ditingkat Distribusi untuk tidak melakukan Penjualan Gas 3 Kg Subsidi ini ke masyarakat diatas harga eceran tertinggi (Het) dan berharap ke elemen masyarakat untuk melaporkan hal itu jika menemukan ada penjual ditingkat pengecer yang menjual hingga diatas Het. (×× / Eff)


















