CYBERPARE.COM, PAREPARE — Proyek plat duiker yang berada persis di samping Kantor Kelurahan Sumpang Minangae, jalan Chalik, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, diduga dikerjakan asal-asalan dan amburadul. Rabu, 25/12/2019
Diketahui, pengerjaan plat duiker ini, baru beberapa bulan di kerjakan, namun sebelumnya sudah mulai retak.
Selain diduga dikerjakan asal-asalan dan amburadul, pengerjaan ini kuat dugaan mark up anggaran dan konstruksi yang tidak sesuai dengan bestek dalam pembangunan yang dimaksud.
Dari pantauan Cyberpare.com, pengerjaan plat duiker ini tidak merata (tinggi sebelah), sehingga membahayakan pengendara roda dua dan roda empat yang melewati di jalan tersebut.
Menurut warga sekitar yang tak disebutkan namanya membeberkan, bahwa plat duiker tersebut sudah banyak kendaraan yang melintas kandas, khususnya roda empat.
“Sudah banyak kendaraan yang lewat disini pak kandas mobilnya, akibat pengerjaannya ini (Plat Duiker) tidak merata atau tinggi sebelah, bisa makan korban,” ucap warga sekitar saat ditemui
Saat dikonfirmasi sebelumnya, Willy, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, ditanya terkait anggaran namun bungkam. (uk)


















