PAREPARE, Cyberpare.com — Kekeringan di Kota Parepare,Sulawesi Selatan makin meluas kali ini melanda puluhan hektar tanaman kacang tanah milik warga, di Akkajengnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare,Sulawesi Selatan, terancam gagal panen.
“ Beberapa pekan ini kami mulai kesulitan air untuk menyiram puluhan hektar lahan kacang tanah yang kami tanam. Kondisinya sudah mulai menguning tandah mengering, “ Kata Hamsi, petani kacang Akkajengnge, Rabu (20/9/2017).
Menurut Hamsi, satu satunya harapan para petani di Akkajengnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare,Sulawesi Selatan, pengairan dari waduk sekitar yang juga mulai mengering.
“ Sekarang pembagian pengairan untuk mengairi tanaman kacang tanah kami yang sudah hampir dipanen, harus bergantian, karena waduk yang menyuplai air, juga mulai kekurangan pasokan air, “ Ungkap Hamsi.
Lahan jagung milik warga di Akkajengnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare,Sulawesi Selatan, yang mengalami kekeringan terparah di lahan tanaman kacang tanah milik, pak Dewa. Lahan milik Dewa cukup jauh dari saluran irigasi.
“ Lokasi saya cukup jauh dari irigasi, terpaksa saya harus memompa air di sungai kecil yang juga mulai mengering. Pompa air itu,saya pinjam dari petani sebelah kampung, “ Aku Pak Dewa.
Petani di Akkajengnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare,Sulawesi Selatan, sangat membutuhkan bantuan berupa mesin pemompa air untuk mengairi,lahan kacang tanah milik warga. (*)


















