PAREPARE, Cyberpare.com — Program Pembangunan Kotaku di RT I RW IX Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat diprotes Warga, Alasannya proses Pekerjaan pembangunan yang dilakukan itu, dikerjakan tidak rampung, beberapa bagian pembangunan, masih menyisahkan bahagian yang mesti dibenahi namun ditinggalkan pihak LKM Program Kotaku.
Protes warga ini, disampaikan Suryanti, warga sekitar yang mengaku, mutu dan kualitas program Kotaku, asal asalan, Plat penutup Got yang diprogramkan sudah roboh diinjak Mobil, Belum Pagar tiangny masih menyisahkan tiang besi yang menonjol keluar yang bisa membahayakan warga, selain itu, pihak LKM juga melakukan pemborosan anggaran Program Kotaku berupa pengecatan jalan yang mudah luntur.
“Ada pagar yang masih menyisahkan besi besi yang muncul dan ini berbahaya, selain itu sejumlah penutup god sudah berlubang, pipa pembatas juga menyisahkan sambungan yang kasar” terang Ibu Rumah Tangga ini.
Diketahui Kegiatan Kotaku ini, merupakan Program LKM 2017 lalum yang direncanakan Faskel Kelurahan Lumpue Kota Parepare. Ahmad Hale (AH) juga sebagai Ketua LKM. Saat ini Ahmad Hale (AH) salah seorang Kontestan calon Komisioner KPU Kota Parepare yang sementara mengikuti proses seleksi.
Terkait hal ini, Plt.Kepala Dinas PUPR Kota Parepare H.Kadarusman SE.MM. dibubungi terkait hal ini, mengaku, akan menampung laporan warga, dan akan mengkoordinasikan dengan Kepala Bidang terkait hal ini.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Muh.Anwar Amir, mengaku akan mengkoordinasikan hal ini dengan Pihak PPK dan Pengawas Kegiatan LKM di Kota Parepare, “Kita akan koordinasikan dengan PPK nya, jika memungkinkan akan dilakukan perbaikan” ungkapnya.
Program Kotaku Kota Parepare dianggarkan kurang lebih Rp.1,7 Miliar untuk Beberapa Kelurahan di Parepare di 2017 lalu. salah satu Kelurahan yang tersentuh itu adalah Kelurahan Lumpue.
Selain program Kotaku yang dinilai menyisahkan banyak masalah, Pembangunan Tower BTS milik Telkomsel 2013 lalu, yang melibatkan Ahmad Hale sebagai Fasilitator Kelurahan, hingga kini juga masih menuai protes dari warga.
Pembangunan Tower Basic Transformasi Sistem (BTS) di Wilayah RT I / RW IX Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare 2013 lalu, menuai Protes warga, bahkan sempat Dinas Terkait saat itu akan menghentikan sementara peroses Perijinanyanya.
“Kita akan cek kembali, proses perijinannya, apakah memiliki ijin atau tidak, dan itu akan ditegur secara tertulis, jika ditemukan tidak berijin maka akan disanksi pembongkaran dan penghentian Operasionl” Ungkap M.Anwar Amir, Kepala Bidang Tata Ruang. (Effendy)


















