banner 728x250

Ratusan Mahasiswa Mengecam Tindakan Represif Oknum Aparat Yang Menewaskan Dua Mahasiswa di Kendari

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Indonesia (API) kembali melakukan aksi damai di depan Gedung DPRD Parepare. Kedatangan mereka kembali menolak pengesahan RUU KPK, Menolak Pengesahan RUU Pertanahan, Menuntut Presiden mengeluarkan Perpu dan mengecam tindakan represif oleh oknum aparat. Senin, 30/9/2019

Sebanyak kurang lebih 150 mahasiswa yang berkumpul di depan Kampus Umpar sebelum melakukan aksi damai di depan Gedung DPRD Parepare dan melakukan orasi. Dalam orasinya mahasiswa membawa Pamplet yang bertuliskan, Kencing 2000, Berak 5000, Korupsi Gratis, Kami bukan teroris kenapa Harus di hantam dan Polisi bukan pelindung dan pengayom tapi sudah tega menyakiti kami.

“Kami datang kembali disini cuman datang untuk menindak lanjuti aksi damai untuk menyuarakan tentang, Menolak pengesahan RUU KPK, Menolak RUU pertanahan, Menuntut presiden mengeluarkan PERPU dan Memgecam tindakan refresip oknum aparat,” ujar Chandra, Korlap dalam aksi damai.

Para pengunjuk rasa diterima langsung oleh, Ir.Kaharuddin Kadir (plt Ketua DPRD Kota Parepare). Dia menyampaikan bahwa pihak DPRD Parepare telah menindak lanjuti pernyataan sikap ke DPRD Pusat.

“Kami anggota DPRD Parepare sudah mengirimkan surat ke DPRD Pusat untuk menindak lanjuti pernyataan sikap Aliansi Peduli Indonesia (API) sesuai pernyataan yang di sepakati bersama,” terangnya.

Di depan Gedung DPRD Parepare para demonstran melakukan hening cipta untuk
mengenang para pengunjuk rasa yg telah gugur sambil membakar ban.

Sore tadi sekira pukul 15.20 wita para pengunjuk rasa mendatangi dan melakukan orasi di depan Polres Parepare dan diterima oleh Kapolres Parepare. Mereka menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk menyuarakan suara-suara kebenaran.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya 2 orang Mahasiswa di Kendari dan Kapolda sudah menurunka team propam melaksanakan penyelidikan penyebab terjadinya meninggalnya anak mahasiswa di Kendari dan kami juga dari polres pare mengecam oknum tersebut apabila polisi tersebut yang bersalah dan kami belum bisa memberikan keterangan tersebut karena ini masalah di Kendari,” kata AKBP Pria Budi, Kapolres Parepare. (uk)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *