CYBERPARE.COM, PAREPARE – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) merupakan organisasi perusahaan media online yang terbentuk pada 2020 lalu di Kota Parepare.
Di tahun 2021 ini, SMSI Parepare yang diketuai Ade Cahyadi ini menyusun sejumlah program kerja.
Salah satunya adalah peningkatan SDM bagi Jurnalis yang bergelut di perusahaan media siber melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat).
Saat ditemui Ketua Bidang Organisasi SMSI Parepare, Sudarmono mengatakan, ada 7 perusahan media online sudah bergabung di SMSI Parepare, untuk tahun ini SMSI Parepare membuka pendaftaran bagi anggota baru.
“SMSI Parepare membuka pendaftaran bagi anggota baru, dengan persyaratan perusahaan online sudah berbadan hukum dalam bentuk perusahaan PT (Perseroan Terbatas).
Kita berharap perusahaan media online yang ada di Parepare bisa bergabung,” katanya saat ditemui di Sekretariat SMSI Parepare, Jumat (26/2/2021).
Lebih lanjut dia mengatakan, SMSI Parepare saat ini sementara menjadwalkan kegiatan pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Jadwal kegiatan pra UKW yang sementara kami godok dan diklat jurnalistik juga kita laksanakan terbuka untuk umum dan lebih dominan bagi instansi memiliki bidang kehumasan,” terang Sudarmono yang didampingi Ruslan Nawir, Ketua Bidang antar Lembaga SMSI Parepare.
Dia pun mengajak bagi seluruh instansi yang ada di Parepare untuk mengikuti kegiatan diklat yang akan dilaksanakan SMSI Parepare
“Dengan harapan, rilis atau informasi yang disebar oleh bidang kehumasan ke teman jurnalis, bisa lebih profesional dan dapat lebih paham kode etik jurnalistik,” harap Sudarmono.
“Kita lihat selama ini yang dilempar kehumasan itu hanya maunya mereka, dia tidak memperhatikan kode etik dalam penulisan,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, SMSI Parepare pertama terbentuk di Sulawesi Selatan, yang saat ini juga sudah terbentuk dibebrapa kabupaten, seperti di Pinrang dan Soppeng. (AU)


















