PINRANG,Cyberpare.com — Ketua PA Pinrang Nurdin Situju melalui Plt Panitera PA Pinrang Imran di Pengadilan Agama Kelas I B Pinrang, telah menangani Perkara Perdata sebanyak 1.248 Perkara, Putus 958 Perkara jadi sisa yang sementara dalam proses 290 kasus.
“Keberhasilan PA Pinrang dalam pelayanan dan penyelesaian perkara sebelum tahun 2018.PA Pinrang telah menyandang Predikat Akreditasi A Plus (aksalo) dari Mahkama Agung Republik Indonesia, “ Kata Imran, Panitera PA Pinrang, diruang kerjanya Jalan Bintang, Selasa, 4/12/18.
Imran melanjutkan, Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas atas kerja keras serta kerja sama semua elemen khususnya Pegawai Struktural PA Pinrang, dimana Pengadilan Agama Pinrang, telah menerapkan Sistim Pelayanan Satu Pintu, tentunya bertujuan memudahkan pencari Keadilan dalam memperoleh keadilan melalui PA Pinrang.
“Perkara Perdata yang ditangani PA Pinrang seperti Sengketa Perkawinan, Warisan, Wasiat, Hibah ,Sedekah, Zakat dan Ekonomi Sariah, untuk Perkara Dominan yang ditangani PA Pinrang merupakan Sengketa Perkawinan yaitu Perkara Perceraian.” Ungkap Imran.
Perkara Perceraian ini ada dua macam Kata Imran, pertama Perkara yang memiliki Sengketa (Kontentius) sejak bulan Januari sampai November 2018 sebanyak 845 Perkara, sedang Perkara yang tidak mempunyai Sengketa (Vuluntair) sejumlah 255 Perkara, ditambah sisa Perkara tahun 2017 untuk Perkara Kontentius 140 dan Perkara Vuluntair 8 kasus, jadi jumlah Perkara sampai bulan November 2018 sebanyak 1248 Perkara. (Mas)


















