Tenaga Honorer Pendidikan, Dibutuhkan

PASANGKAYU, Cyberpare.com — Pihak Dinas Pendidikan Kab.Pasangkayu Mamuju Utara. Dibahas status K-2 diruang Sekda Pasangkayu. Dihadiri Ketua DPRD Lukman Sait, Kadis Pendidikan Badaruddin,Sekda.H.M.Nasir dan Ketua Forum Asosiasi Pegawai Honerer Matra.

Rencananya, Status K -2 ini akan dibawah ke pihak DPRD Matra danemteri Pendidikan hingga ke President.

Sekda Matra. M.Nasir mengatakan, Kalau kita berbicara honorer ini, sangat panjang sejarahnya , Sampai hari ini tenaga honerer di Matra kurang lebih 1.300.termasuk guru dan Tenaga Administrasi,

“Khusunya dikalangan pendidik, di Matra kondisi faktual,ini kita sangat krisis guru, karena memang setiap hari progres perpindahan yang luar biasa, kalau kita bicara rasio sudah tidak seimbang antara murid dan guru Sekolah.solusi yang terbaik adalah pengangkatan guru honerer, terang Muh.Natsir.

Dijelaskannya, Pembiayaan gaji Honerer Untuk guru paut mulai tahun 2017 dan tahun 2018. Bupati sudah memprogramkan ADD yang 70 persen salah satunya untuk dana  biaya guru honerer, sedangkan guru SMP melalui biaya dana BOS berdasarkan Menteri Pendidikan No.8 2016 Refisi No. 26.2017 yang diambil 15 persen salah satunya upah guru honerer. Hal- hal tekniks nanti kami akan bicarakan bersama Kadis Pendidikan dan Ketua DPRD Pasangkayu menyangkut SK, .ujar M.Nasir.

Kadis Pendidikan Badaruddin mengatakan, Data Base K-2 ada di BKD ada 2000 kurang lebih yang  mendaftar ikut tes, 1.300 dan banyak tidak lulus. Karena UU.No.5 .2014, terkait Tenaga Honorer, Namun hal ini dijawab, Menteri Pendidikan GTT (guru tidak tetap) atau Guru Non PNS untuk membantu guru honerer, 2013 ada surat edaran Dirjen yang mengeluarkan SK Bupati,menjadi guru tetap non PNS.(Tomy / Effendy)

Mungkin Anda juga menyukai

Lewat ke baris perkakas