PINRANG, Cyberpare.com — Proyek Pipanisasi sepanjang puluhan Kilometer dari sungai Saddang ke Pengolahan air bersih PDAM Libukang dengan nilai Puluhan Milyar terkesan Mubassir.
Pasalnya sejak dibangun 2012 lalu, proyek pipanisasi untuk bahan baku air Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) belum juga difungsikan.
Daeng Tojeng, Warga setempat mengatakan , proyek pipanisasi yang dibangun ini sudah banyak yang mengalami kerusakan, padahal belum pernah difungsikan ” Banyak pipa yang melintang disungai dalam kondisi patah” terangnya Sabtu 1 7 November 2018
Proyek pipanisasi ini lanjut dia terkesan Mubassir karena belum difungsikan untuk kemaslahatan masyarakat ,namun sudah banyak yang rusak ” Pemeliharaan material pun tidak ada “.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek pipanisasi dari Sungai Saddang Benteng hingga ke Pengolahan Air Baku PDAM Libukang ini menjelang biaya Rp. 13 Milyar lebih.
Proyek pipanisasi ini menggunakan pipa 8 Inci, untuk pipa utama penyaluran air sungai Saddang menjadi bahan baku air PDAM
Direktur PDAM Tirta Sawitto Andi Nasrun P membenarkan adanya proyek pipanisasi untuk bahan baku air bersih PDAM di wilayah itu.
Dia mengatakan, proyek itu masih kewenangan Balai besar yang mengerjakan proyek Pipanisasi tersebut” Kami tidak bisa berbuat apa apa terkait, proyek pipanisasi tersebut” Terang Nasrun P. (Omsu / Effendy


















