KENDARI, Cyberpare.com — Tiga Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya (Stikes MW), terancam drop out (DO) dari kampusnya, akibat keseringan melakukan aksi demo dan terlibat dalam sejumlah pelanggaran akademik.
Sejumlah mahasiswa saat menggelar aksi demo di depan gedung Stikes MW Kendari, Jumat (8/12/2017)
Wakil Ketua III Stikes, MW Darlin Danide mengatakan ketiga mahasiswa tersebut sudah lama dipantau oleh pihak akademisi dari berbagai pelanggaran yang telah dilakukan. Adapun ketiga nama tersebut diantaranya Yasin, Hendrik dan Al Hadit.
“Kami sudah menyimpan banyak catatan terhadap pelanggaran yang mereka lakukan diantaranya, melakukan tindakan pengancaman, aksi demo di kampus sendiri, tidak aktif mengikuti kuliah.
Namun terlebih dahulu kami akan menyurati orang tuanya agar diketahui tindakan yang dilakukan oleh mahasiswa ini,” ujar Darlin kepada Cyberpare.com mau Jumat (8/12/2017)
Darlin juga menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum mahasiswa ini karena telah mensia-siakan waktunya kuliah untuk hal-hal yang dapat merusak masa depanya. Padahal mereka dipercayakan oleh orang tuannya untuk kuliah dengan baik di Stikes MW.
“Secara akademik tentu ini hal yang sangat tidak baik. Melakukan aksi demonstrasi di kampus sendiri tanpa dasar yang cukup kuat. Ditambah lagi aksi yang mereka lakukan tidak pernah disampaikan kesaya dan mengkonfirmasi pokok permasalahannya seperti apa.
Menindaklanjuti perhihal DO itu, kami di Akademisi masih mempertimbangkan terlebih dahulu, karena kami juga masih menyimpan rasa kasian terhadap mereka,” jelasnya.
Sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi dengan menggunakan pengeras suara tersebut, menduga Waket III telah terlibat dalam mengintervensi pemilihan organisasi BEM Stikes MW.(Tomy / Effendy)


















