banner 728x250

Tuntutan Tak Direspon Kejari, PP Siapkan Demo Besar-Besaran

banner 120x600
banner 468x60

 

Editor : Ardiansyah

PAREPARE, Cyberpare.Com — Tak kunjung mendapat jawaban dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare terkait tuntutan saat menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejari soal penanganan kasus narkoba 1,6 kilogram dan kasus Amdal Rumah Sakit Tipe B Plus Pendidikan di Tonrangeng, MPC Pemuda Pancasila Parepare kembali menyiapkan demonstrasi besar-besaran.

Hal tersebut ditegaskan Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Parepare Fadly Agus Mante, Rabu (26/7/2017).

“Kami sementara konsolidasi untuk aksi tersebut. Aksi lanjutan akan diikuti aktivis PP, beserta sejumlah elemen OKP, mahasiswa, ormas dan LSM, dan kami pastikan massa yang akan turun jauh lebih besar dari aksi demo sebelumnya,” tegas mantan legislator Parepare ini.

Dikatakannya, hal tersebut sesuai dengan penyampaian demonstran pada aksi pertama. “Kami menyorot penanganan kasus narkoba 1,6 kg dan kasus Amdal RS Tonrangeng. Sejauh ini respon kejaksaan belum sesuai harapan,” kata Pria yang akrab disapa Awienk ini.

Terkait rencana aksi demo itu, kata Awienk, pihaknya (PP) dan sejumlah elemen lainnya sudah melayangkan surat kepada pihak terkait. “Isinya mengenai tuntutan dan sorotan masyarakat kepada Kejari Parepare. Selain itu kita juga menyampaikan hal-hal yang terjadi pada aksi sebelumnya,” ujarnya.

Selama ini, Kejari Parepare sepertinya tidak pernah jauh dari polemik. Sebelumnya pihak Kejari Parepare melakukan SP3 kasus Bansos sapi bunting pada Dinas PKPK Parepare. Kasus yang di SP3 itu justru menjerat tiga peternak miskin di Kecamatan Bacukiki.

Polemik lainnya adalah kasus sabu 1,6 kg, hingga yang terbaru terbongkarnya dugaan informasi palsu mengenai Amdal RS Tonrangeng. Hal ini menuai kritik keras dari aktivis, mahasiswa, akademisi dan praktisi hukum. (ardi)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *