banner 728x250

Unhas Kerja Sama Dinkes Parepare Pendampingan Penerapan Hygiene dan Sanitasi TPP Aman Sehat di Kantin Kantor Pemerintahan

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM,PAREPARE, — Universitas Hasanuddin (Unhas) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare melakukan pendampingan penerapan hygiene dan sanitasi tempat pengelolaan pangan ( TPP ) yang aman dan sehat pada kantin di Kantor Pemerintahan Kota Parepare.

Kegiatan berlangsung di Edotel Wisata Madani Parepare, Selasa, 27 September 2022, dengan diikuti oleh peserta pengelolah atau penjamah makanan kantin Pemerintah.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unhas, Ruslan SKM MPH mengatakan, dasar kegiatan ini menindaklanjuti amanah pada Peraturan Pemerintah No66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan, Peraturan Menteri Kesehatan No14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.

“Jadi tujuan kegiatan antara lain mengidentifikasi atau menilai kondisi hygiene sanitasi TPP sentra pangan jajanan kantin sejenisnya khususnya kantin perkantoran yang aman dan sehat. Kemudian meningkatnya pengetahuan pengelola kantin di perkantoran tentang prinsip-prinsip penilaian dan pengawasan hygiene sanitasi TPP sentra makanan jajanan kantin yang aman dan sehat. Serta pengelola memperoleh keterampilan dalam teknis penilaian hygiene dan sanitasi TPP,” ungkap Ruslan.

Dalam kegiatan itu ada penyampaian materi dan diskusi masing-masing oleh DR Samsuar Manyullei SKM MKes MScPH, dengan judul materi Dasar Hukum dan Prinsip-prinsip Hygiene dan Sanitasi Tempat Pengolahan Pangan.

Kemudian materi lainnya oleh Muh Fajaruddin Natsir SKM MKes, tentang Persyaratan Kesehatan Tempat Pengelolaan Pangan. Serta Ruslan SKM MPH yang membawakan materi Metode Inspeksi Hygiene dan Sanitasi Pangan Berbasis Risiko.

Dalam penyampaian materi, para narasumber memaparkan upaya pengendalian faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap pangan yang berpotensi KLB, baik berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi.

Melalui prinsip hygiene sanitasi tempat pengolahan pangan antara lain bangunan , fasilitas sanitasi, peralatan, ketenagaan, makanan dan penyajian.

Diharapkan pengelola kantin perkantoran menjaga kebersihan, menerapkan hygiene sanitasi pengolahan makanan, menerapkan hygiene sanitasi perorangan seperti celemek, penutup kepala, penutup mulut, sarung tangan, penjepit makanan.

Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah mengolah makanan, tidak merokok, memakai pakaian kerja yang bersih.

Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan dan P2P Edy Kusuma Suhardi SKM.

Dalam kesempatan itu, Edy Kusuma mengharapkan setelah pertemuan bertambah pengetahunan dan menjaga kualitas makanan bagi pengelola kantin perkantoran.

“Dinas Kesehatan akan melakukan kegiatan pengawasan dan pembinaan eksternal dan melakukan uji petik dan penilaian IKL pada kantin institusi,” kata Edy.

Didampingi oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unhas, Ruslan, diharapkan pengelolah dapat menerapkan prinsip hygiene sanitasi pangan dan melakukan penilaian mandiri melalui pengawasan dan pengevaluasi secara internal. Sehingga layak memenuhi syarat dilakukan stikerisasi atau labelisasi hygiene sanitasi pangan pada kantin institusi oleh Dinas Kesehatan Parepare. (*)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *