banner 728x250
DAERAH  

Unjuk Rasa Tolak Revisi MD3 Mahasiswa Nyaris Bentrok

banner 120x600
banner 468x60

PALOPO, Cyberpare.com — Aksi unjuk rasa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia  (PMII) Kota Palopo  Sulawesi Selatan  Selasa Siang (06/3/2018) berlangsung di depan kantor DPRD kota palopo  untuk menolak revisi undang undang MD3

Aksi unjuk rasa mahasiswa PMII ini sudah berlangsung dua kali, namun pihak mahasiswa merasa tidak puas dengan keputusan DPRD yang tidak menerima dan menolak permintaan mahasiswa,  akibatnya mahasiswa melakukan aksi coret pagar di depan kantor DPRD Palopo

Unjuk rasa yang berlangsung depan kantor DPRD tersebut  nyaris bentrok dengan aparat keamanan  saat para pengunjuk rasa bermaksud membawa ban yang sedang  terbakar  masuk kedalam halaman kantor DPRD.

Aksi berebut ban terbakarpun sempat terjadi antara Polisi dan Mahasiswa, Polisi berusaha menghalau mahasiswa untuk tidak membawa ban yang terbakar masuk kedalam halaman kantor DPRD dan berupaya memadamkan api, hasilnya  polisipun menenangkan satu orang mahasiswa untuk tidak melakukan aksi bakar ban.

Aksi unjuk rasa mahasiswa ini  meminta dukungan kepada anggota DPRD kota palopo  untuk menolak revisi undang undang MD3 yang mengatur hak imunitas anggota DPR.

Ketua DPRD kota Palopo, Harisal Latief,  saat menerima mahasiswa menyatakan tidak menerima dan tidak menolak revisi undang undang MD3.

“Sebagai Ketua DPRD kota Palopo dan atas nama lembaga, tidak dalam kapasitas menolak ataupun menerima Undang undang MD3 ini,” katanya.

Keputusan ketua DPRD Kota Palopo  membuat mahasiswa akan terus melakukan aksi hingga ketua DPRD menyatakan menolak revisi undang undang MD3,  karena undang undang tersebut dinilai mencederai demokrasi

“Kami akan terus melakukan aksi hingga ketua DPRD kota Palopo menyatakan sikap secara pribadi, dan aksi yang kami lakukan hari ini adalah bukti penolakan terhadap undang Undang MD3. Kami mengajak DPRD kota palopo untuk sama sama berjuang menolak karena isinya mencederai demokrasi,” jelas ketua PMII cabang Kota Palopo.(Amran / Effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *