banner 728x250

Upscrolled Meledak di AS, Aplikasi Video Buatan Pengembang Pelestina Ini Tembus 2.5 Juta Pengguna Dan Disebut Penantang Baru Tiktok

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, JAKARTA – Aplikasi media sosial berbasis video pendek UpScrolled mencuri perhatian publik global setelah berhasil menembus lebih dari 2,5 juta pengguna sejak diluncurkan pada 2025. Platform yang dikembangkan oleh programmer keturunan Palestina–Yordania–Australia, Issam Hijazi, ini hadir sebagai alternatif baru bagi pengguna yang menginginkan ruang berekspresi lebih bebas di tengah meningkatnya kekhawatiran soal moderasi konten dan privasi di platform besar.

UpScrolled menawarkan konsep yang menggabungkan video pendek seperti TikTok dengan fitur jejaring sosial yang memungkinkan pengguna berinteraksi secara lebih terbuka. Popularitas aplikasi ini melonjak terutama di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Australia pada awal 2026.

Lonjakan pengguna juga terjadi setelah perubahan struktur kepemilikan TikTok di Amerika Serikat, yang mendorong sebagian pengguna mencari platform alternatif. Dalam waktu relatif singkat, UpScrolled bahkan sempat menempati peringkat pertama kategori jejaring sosial di App Store Amerika Serikat.

Platform ini menonjolkan transparansi algoritma dan mengeklaim tidak menggunakan sistem “shadowban” atau pembatasan distribusi konten secara tersembunyi. Dengan pendekatan tersebut, setiap konten memiliki peluang yang sama untuk menjangkau audiens selama tidak melanggar hukum atau kebijakan platform.

Pengembang UpScrolled, Issam Hijazi, menyatakan bahwa aplikasi tersebut dibuat sebagai respons terhadap kekhawatiran mengenai sensor konten di media sosial.

“Kami ingin menciptakan ruang digital yang lebih transparan, di mana kreator dapat mengekspresikan pandangannya tanpa khawatir kontennya dibatasi oleh algoritma yang tidak jelas,” ujar Hijazi dalam keterangan yang dikutip dari sejumlah laporan media teknologi.

Informasi Tambahan / Latar Belakang
Sebelum mengembangkan UpScrolled, Hijazi diketahui memiliki pengalaman bekerja di perusahaan teknologi besar seperti IBM dan Oracle. Ia mengembangkan platform ini dengan tujuan menghadirkan sistem distribusi konten yang lebih terbuka, terutama setelah muncul kritik global terhadap praktik moderasi konten di berbagai platform media sosial besar.

Popularitas UpScrolled juga tidak lepas dari meningkatnya diskusi global terkait privasi digital, transparansi algoritma, serta kebebasan berekspresi di dunia maya.

Dengan pertumbuhan pengguna yang cepat dan pendekatan yang menekankan transparansi, UpScrolled berpotensi menjadi salah satu pemain baru dalam industri media sosial global. Meski demikian, persaingan dengan platform besar seperti TikTok, Instagram, dan lainnya diperkirakan akan menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan momentum pertumbuhan aplikasi tersebut di masa mendatang.(*)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *